Menteri Imipas pastikan percepatan pemulangan 46 PMI bermasalah dari Malaysia
Sabtu, 5 September 2026 17:28 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dalam kunjungan kerja ke Malaysia pada Jumat (4/9). ANTARA/Ist
Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memastikan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelindungan WNI di luar negeri melalui upaya percepatan pemulangan 46 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dari Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Semenyih, Selangor, Malaysia.
Dalam kunjungan kerja ke Malaysia pada Jumat (4/9), Menteri Agus bersama Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dan Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur meninjau kondisi para PMI, menyerahkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) secara simbolis, serta menemui Ketua Pengarah Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) Dato’ Zakaria bin Shaaban guna mempercepat koordinasi keimigrasian.
Menteri Agus menegaskan koordinasi yang baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia menjadi modal penting untuk mempercepat proses pemulangan para PMI setelah seluruh dokumen perjalanan dinyatakan lengkap.
“Kami melakukan pengecekan sekarang dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia," katanya.
Selain memastikan proses administrasi berjalan optimal, Menteri Agus juga menyempatkan diri berdialog dengan para PMI untuk memberikan dukungan moral sekaligus mengingatkan agar tidak kembali bekerja maupun memasuki negara lain secara ilegal.
Sebagai bentuk kepedulian, Menteri Imipas bersama Direktur Jenderal Imigrasi turut memberikan bantuan kepada para PMI untuk membantu pembelian tiket kepulangan ke Indonesia.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang responsif dan memperkuat pelindungan terhadap WNI di luar negeri melalui sinergi dengan kementerian/lembaga terkait serta otoritas negara sahabat.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026