Presiden RI Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji menjadi Menperin di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penguatan kawasan industri, daya saing produk, dan ekosistem kendaraan listrik menjadi sejumlah agenda yang diharapkan mendapat perhatian Menteri Perindustrian Sarmuji. Anggota Komisi VII DPR Gandung Pardiman menilai pengembangan sektor industri perlu terus diperkuat untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Gandung berharap pengalaman Sarmuji dapat mendukung pengembangan sektor industri. “Kita berharap Pak Sarmuji dapat menghadirkan terobosan dalam pengembangan kawasan industri. Kawasan industri harus benar-benar menjadi rumah bagi tumbuhnya industri nasional,” kata Gandung dalam keterangannya, Sabtu (4/10/2026).
Menurut Gandung, pengembangan kawasan industri perlu memperkuat keterkaitan antara industri besar dengan industri kecil dan menengah. Kebijakan Standar Nasional Indonesia (SNI) juga dinilai dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk nasional.
“SNI harus kita dorong bukan sekadar sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai instrumen peningkatan kualitas dan daya saing produk Indonesia,” ujar Gandung.
Agenda lain yang menjadi perhatian ialah penguatan ekosistem dan daya saing kendaraan listrik nasional. Gandung menilai Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan industri kendaraan listrik dengan memperkuat rantai industri pendukung.
“Jangan hanya berbicara mengenai kendaraan akhirnya, tetapi juga bagaimana memperkuat industri komponen, baterai, charging infrastructure, teknologi, riset dan pengembangan, serta keterlibatan industri nasional,” ujar Gandung.
Gandung juga berharap hubungan kerja Kementerian Perindustrian dan Komisi VII DPR semakin konstruktif dalam menjawab kebutuhan sektor industri. Persaingan global, perkembangan teknologi, transformasi energi, dan perubahan rantai pasok dunia menjadi sejumlah perkembangan yang perlu diantisipasi.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, Kemenperin semakin progresif dan mampu melahirkan terobosan-terobosan besar untuk memperkuat industri nasional menuju Indonesia yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing,” ucap Gandung.