Menkop: KDKMP Jatim catatkan kinerja dan nilai transaksi tertinggi - ANTARA News Jawa Timur

2026/07/21

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur mencatatkan kinerja dan nilai transaksi tertinggi secara nasional.

"Capaian ini membuktikan KDKMP menjadi penggerak roda ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat." katanya dalam keterangan diterima di Surabaya, Selasa.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terdapat 8.494 KDKMP yang telah berbadan hukum dengan sepuluh KDKMP mencatatkan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur yakni mencapai Rp14,05 miliar.

Dalam hal ini empat KDKMP di Tuban masuk jajaran 10 besar transaksi terbesar KDKMP di Jawa Timur dan bahkan akumulasi nilai transaksi KDKMP Tuban tersebut berhasil melampaui total transaksi KDMP di beberapa provinsi, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Sementara itu, kesepuluh KDKMP dengan nilai transaksi tertinggi mencakup KDMP Pucangan Kecamatan Montong Kabupaten Tuban, KDMP Tukangkayu Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi, serta KDMP Karangagung Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Selanjutnya KDMP Rengel Kabupaten Tuban, KDMP Bakalanwringinpitu Kabupaten Sidoarjo, KDMP Dapet Balongpanggang Kabupaten Gresik, KDMP Gesikharjo Kabupaten Tuban serta KDMP Bedali Kabupaten Kediri.

Kemudian KDMP Tangunan Kabupaten Mojokerto dan KDMP Tlogoagung Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Menkop, capaian ini membuktikan KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Pemerintah dan keluarga besar Kementerian Koperasi merasa bangga, Jawa Timur membuktikan bahwa KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang nyata di tingkat tapak," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas kecepatan pembentukan akta KDKMP serta capaian kinerja KDKMP di Jatim, Kemenkop akan memberikan penghargaan khusus pada acara Koperasi Award yang akan diselenggarakan pada akhir Juli 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan perhatian besar terhadap koperasi tidak lepas dari peran koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyumbang 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencatatkan 5,9 persen pada triwulan I-2026.

"Luar biasa peran koperasi dan UMKM di Jawa Timur. Mari kita jaga bersama dan tingkatkan tata kelolanya agar koperasi makin modern dan profesional," kata Khofifah.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.