Menko AHY minta stabilitas keamanan Papua terus dijaga

2026/09/21

Menko AHY minta stabilitas keamanan Papua terus dijaga

Senin, 21 September 2026 12:12 WIB

Image Print

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (Tengah) (ANTARA/Ardiles Leloltery)

Jayapura (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta stabilitas keamanan di Tanah Papua terus dijaga agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut AHY, kondisi keamanan menjadi perhatian pemerintah menyusul sejumlah insiden kekerasan bersenjata terhadap warga sipil di wilayah Papua Pegunungan.

"Jaminan keamanan dan rasa nyaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan," katanya di Jayapura, Sabtu.

Dia menjelaskan sinergi dan kolaborasi antar semua kementerian dan lembaga, termasuk TNI-Polri dan pemerintah daerah, sangat penting untuk memberikan jaminan keamanan.

Sementara itu Bupati Intan Jaya, Papua Tengah Aner Maisini mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur di wilayahnya, meski masih menghadapi tantangan keamanan.

Dia menjelaskan Pemkab Intan Jaya bersama TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama telah membangun komitmen untuk mengawal pelaksanaan pembangunan, termasuk program Instruksi Presiden Jalan Daerah.

"Pemerintah daerah juga menyiapkan tim khusus untuk mengawal pembangunan di lapangan sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat," katanya.

Dia menambahkan pihaknya berharap dukungan pemerintah pusat, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat kondisi yang kondusif sehingga pembangunan infrastruktur di Tanah Papua dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko AHY minta stabilitas keamanan Papua terus dijaga

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026