Menkeu Baru Berganti, Bagaimana Nasib Penyelesaian Kewajiban Kereta Cepat Whoosh?

2026/09/18

Jum'at, 18 September 2026, 17:50 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Keuangan memastikan proses penyelesaian kewajiban yang berkaitan dengan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh tetap berjalan meski terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, mengatakan, pemerintah saat ini masih memfinalisasi skema penyelesaian kewajiban tersebut. Skema yang disiapkan tidak akan melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung untuk menutup kewajiban.

“Skema telah ditetapkan, telah dibahas secara detail. Dan tentunya ini sesuai dengan harapan, tidak diperlibatkan APBN secara langsung dalam penutupan kewajiban PSPI,” kata Evita dalam wawancara, Jumat (18/9/2026).

Evita menjelaskan, pemerintah masih menyelesaikan sejumlah aspek sebelum proses pengalihan dapat dilakukan. Aspek tersebut meliputi keuangan, bisnis, operasional hingga hukum.

Saat ini, proses kajian keuangan dan valuasi nilai saham PSPI juga tengah berjalan. Valuasi tersebut diperlukan untuk menentukan nilai saham yang akan menjadi bagian dari skema pengalihan.

“Supaya pengalihan nanti berjalan dengan perancangan tepat dan juga bisa operasional tentu diperlukan untuk beberapa aspek, apalagi finansial, aspek bisnis, operasional dan tentu hukumnya,” ujarnya dalam acara APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan.

Selain itu, penyusunan struktur perusahaan juga dilakukan secara paralel. Pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar proses pengalihan dapat berjalan sesuai dengan skema yang telah dibahas.

Baca Juga: Luhut ke China Bertemu Menlu Wang Yi Bahas Kelanjutan Whoosh dan Mobil Listrik

Baca Juga: Whoosh Tak Pakai APBN, Tapi Kemenkeu Masih Hitung Nilai Saham dan Kewajibannya

“Dan secara paralel penyusunan enterprise juga sedang kami lakukan dan yang paling penting adalah koordinasi dengan BPPWM dan WPI dan antara terus kami lakukan,” kata Evita.

Dengan proses tersebut, pemerintah memastikan penyelesaian kewajiban terkait Whoosh tetap berlanjut. Namun, pemerintah belum mengungkap secara rinci bentuk akhir pengalihan, termasuk nilai saham dan mekanisme final yang akan digunakan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra