Jakarta -
Teh oolong kerap jadi campuran milk tea kekinian. Teh semi-oksidasi ini menawarkan profil rasa unik serta beragam manfaat sehat, ini faktanya.
Bagi pencinta minuman kekinian, teh oolong tentu sudah tak asing di lidah. Sering dipadukan dengan susu dan es, teh ini tetap mempertahankan cita rasanya yang pekat.
Melansir dari Art of Tea (2/10), teh oolong sejatinya terbuat dari daun Camellia sinensis yang mengalami oksidasi sebagian, berkisar antara 8 hingga 80 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses inilah yang membuat teh oolong menjembatani karakter teh hijau yang ringan dan teh hitam yang pekat.
Nama "Oolong" sendiri berasal dari bahasa Mandarin yang bermakna "naga hitam", merujuk pada bentuk daun teh keringnya yang meliuk gelap menyerupai helai-helai panjang yang kaku dan berserat atau butiran-butiran kecil yang padat.
Profil rasa teh ini sangat bergantung pada tingkat oksidasinya. Ahli teh memegang kendali penuh atas proses pelayuan dan pemanggangan. Jika oksidasi dihentikan lebih awal, hasilnya adalah teh oolong bernuansa hijau dan floral.
Jika dibiarkan lebih lama, karakternya bergeser menghasilkan seduhan keemasan dengan cita rasa panggang (smokey).
Oolong beroksidasi rendah dari Taiwan biasanya menawarkan aroma anggrek dan sensasi creamy. Sebaliknya, oolong Wuyi dari Tiongkok yang disangrai kuat memiliki cita rasa madu pekat dan nuansa kayu.
Kepekatan dan kompleksitas rasa inilah yang membuatnya sangat cocok diracik menjadi minuman dingin atau milk tea, karena karakternya tak mudah encer saat bertemu es dan susu.
Dari segi kesehatan, teh oolong menjanjikan beragam khasiat. Kombinasi kafein dan asam amino L-theanine di dalamnya mampu memberikan efek fokus yang stabil tanpa memicu gelisah.
Kandungan polifenol dan antioksidannya juga diyakini ampuh menangkal radikal bebas.
Untuk menikmati keistimewaannya secara maksimal, seduh teh oolong menggunakan air bersuhu 85-97 derajat Celcius selama 3-5 menit.
Menariknya, daun berkualitas tinggi ini bisa diseduh ulang hingga lima kali. Justru, seduhan keempat sering kali menjadi yang terbaik karena daun terbuka sempurna dan melepaskan seluruh lapisan rasa aslinya.
(yms/adr)