Victoria mulai mengikuti pendidikan prasekolah di Paroki Vasterled pada 1982.
Dua tahun kemudian, pada Agustus 1984, ia masuk kelas satu di Smedslätt School, Bromma, sebelum melanjutkan pendidikan dasar di Alsten School.
Pada 1990, Victoria bersekolah di Carlssons School, Stockholm.
Ia menjalani upacara konfirmasi di Gereja Borgholm, Oland, pada musim panas 1992.
Setahun kemudian, Victoria memulai pendidikan menengah atas di Enskilda Upper Secondary School, Stockholm, dengan mengambil program ilmu alam dan ilmu sosial. Ia lulus pada 1996.
Salah satu momen penting dalam kehidupannya terjadi ketika masih duduk di bangku sekolah.
Pada 14 Juli 1995, tepat saat berusia 18 tahun, Victoria mengikuti upacara di Hall of State, Istana Kerajaan, untuk menandai kedewasaannya.
Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi, ia berjanji akan tetap setia kepada Raja dan Riksdag atau Parlemen Swedia, serta menghormati konstitusi negara tersebut.
"Saya akan selalu tetap setia kepada raja dan Riksdag. Saya juga akan dengan sungguh-sungguh menghormati hukum konstitusi Swedia," kata Victoria.
Pada hari yang sama, ia menerima tanda kehormatan Royal Order of the Seraphim.
Dipersiapkan untuk Menjadi Kepala Negara
Selepas sekolah menengah, Victoria menjalani rangkaian pendidikan yang mencakup bahasa, politik, diplomasi, pertahanan, hingga penyelesaian konflik.
Pada 1996, ia pindah ke Prancis untuk belajar bahasa Prancis di International Centre of French Studies, Catholic University of the West, di Angers hingga 1997.
Pada musim gugur 1997, Victoria mengikuti program khusus untuk memahami lebih dalam cara kerja Parlemen dan Pemerintah Swedia.
Musim semi berikutnya, ia pindah ke Amerika Serikat (AS) untuk mempelajari ilmu politik dan sejarah di Yale University.
Selama berada di AS, Victoria mempelajari kegiatan Kedutaan Besar Swedia di Washington DC serta Perwakilan Tetap Swedia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.
Setelah kembali ke Swedia, ia mengambil sejumlah mata kuliah tentang penyelesaian konflik dan perdamaian internasional di Uppsala University.
Pada musim semi 2001, Victoria terlibat dalam kegiatan selama Swedia memegang kepresidenan Dewan Uni Eropa.
Ia kemudian menjalani program khusus di Kantor Pemerintah Swedia pada musim gugur 2001. Musim semi berikutnya, ia berada di Sida, Badan Kerja Sama Pembangunan Internasional Swedia.
Pada musim gugur 2002, Victoria mempelajari kegiatan Dewan Perdagangan Swedia melalui praktik di kantor perdagangan Swedia di Paris dan Berlin.
Pengalamannya berlanjut ke bidang pertahanan. Pada 2003, ia mengikuti pelatihan dasar militer di Swedish Armed Forces International Centre atau SWEDINT.
Pada tahun yang sama, Victoria turut menjalani program pendidikan dan pengalaman kerja di bidang pertanian dan kehutanan.
Pada 2004, ia bergabung dengan delegasi resmi Swedia dalam kunjungan ke Arab Saudi dan Hongaria. Ia mengunjungi sejumlah badan PBB di Roma dan Jenewa, serta melakukan kunjungan studi ke berbagai perusahaan di Swedia.
Pada musim gugur tahun itu, Victoria belajar di Swedish Defence University dengan fokus pada ilmu politik, hubungan internasional, dan penyelesaian konflik.
Perjalanan ke luar negeri atas nama Swedia berlanjut pada 2005. Victoria mengunjungi Australia, Jepang, dan Turki.
Ia juga mendatangi sejumlah proyek bantuan di Bangladesh dan Sri Lanka. Pada musim gugur tahun tersebut, Victoria menghabiskan satu bulan di Kedutaan Besar Swedia di Beijing.
Sepanjang 2006 dan 2007, ia mengikuti program diplomatik di Kementerian Luar Negeri Swedia.
Victoria kemudian melanjutkan studi ilmu politik di Stockholm University pada musim gugur 2007 dan musim semi 2008. Ia sempat mengikuti kegiatan di Perwakilan Tetap Swedia untuk Uni Eropa di Brussels.
Pada musim semi 2009, Victoria menyelesaikan pendidikan sarjana di Uppsala University dengan bidang utama studi perdamaian dan konflik.