Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan penguasaan ilmu pengetahuan dan pemerataan akses pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia.
"Karenanya, satu-satunya jalan untuk menghentikan sistem yang terus terjadi pada keluarga-keluarga yang kurang mampu adalah dengan pendidikan," katanya dalam kegiatan Sarasehan Mitra Beasiswa, di Jakarta, Rabu.
Menteri Brian turut mengutip pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengingatkan pentingnya penguasaan sains dan teknologi bagi kemajuan bangsa di era modern.
"Di dunia yang modern ini, hanya dengan sains dan teknologi, kita bisa menghilangkan kemiskinan, bisa menjadi negara maju dan bisa menjadi negara modern," ujarnya.
Menurut Brian, perguruan tinggi merupakan wadah utama tempat berkumpulnya para talenta muda unggul seperti calon peneliti, dokter, hingga insinyur yang akan membawa Indonesia menjadi negara maju.
Sayangnya, cita-cita mulia para generasi penerus bangsa tersebut sering kali harus terhenti di pintu gerbang kampus akibat terbentur permasalahan keterbatasan biaya kuliah.
Guna mengatasi hal itu, pemerintah senantiasa hadir dan berjuang keras dengan menggelontorkan dana lebih dari Rp15 triliun setiap tahun, melalui program beasiswa yang diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu.
Meski demikian, Mendiktisaintek menyadari upaya besar itu tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah sendirian karena tingginya animo dan kebutuhan di lapangan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong warisan leluhur melalui penyediaan beasiswa pendamping.
"Pendidikan tinggi merupakan tempat berkumpulnya talenta-talenta sains dan teknologi. Di kampus anak-anak muda kita belajar menjadi insinyur, peneliti, dokter, ahli teknologi yang terus akan memajukan bangsa kita. Namun sering pintu itu belum terbuka sama lebar bagi setiap anak," ucap Brian.
"Ada banyak anak-anak berbakat, dia terpaksa berhenti di pintu gerbang perguruan tinggi karena satu kendala yaitu biaya. Di sanalah biasiswa berperan. Jika pendidikan tinggi adalah pintunya, maka tentu beasiswa ini adalah kunci untuk membuka pintu tersebut," kata Brian melanjutkan.
Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, dunia usaha, mitra filantropi, dan perguruan tinggi yang selama ini telah ikhlas berkorban membuka jalan bagi mahasiswa berprestasi.
Ke depan, Mendiktisaintek berharap ekosistem penyediaan beasiswa dapat terintegrasi dengan baik, agar tidak ada lagi anak bangsa yang harus mengubur mimpinya hanya karena permasalahan ekonomi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendiktisaintek: Pendidikan jadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.