Menbud sebut lagu anak sarana efektif kenalkan budaya sejak dini
Minggu, 27 September 2026 16:58 WIB
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pentas Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (27/9/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan bahwa lagu anak merupakan salah satu sarana yang efektif untuk mengenalkan bahasa dan budaya kepada anak sejak dini melalui lirik serta rima yang sederhana.
"Kita tahu bahwa yang namanya lagu anak-anak itu merupakan satu perpaduan dari sebuah kesederhanaan, kemudian juga rimanya itu sederhana, dan ada koneksi emosi yang dijalin dalam rangka memberikan satu pengenalan awal terhadap bahasa, terhadap budaya, dan terutama untuk kesenangan dan kebahagiaan anak-anak," kata Fadli.
Hal itu dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pentas Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) Tahun 2026 di Jakarta, Minggu.
Menurut Fadli, lagu anak pun dapat menjadi media pendidikan karakter melalui bahasa yang sederhana. Lebih lanjut, ia mencontohkan lagu "Pelangi" yang hanya terdiri atas empat baris lirik, tetapi dapat mengenalkan anak pada warna dan keindahan alam, bahkan pengenalan nilai keagamaan.
"Kemudian siapa yang menciptakan itu? Yang menciptakan adalah Tuhan. Itu menurut saya satu apresiasi dan kita berharap dari lagu-lagu anak-anak Indonesia juga bisa membawa misi kebudayaan," ujar dia.
Sejalan dengan itu, Fadli mengaku optimistis kehadiran beragam lagu anak dapat digunakan untuk memperkenalkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak sejak dini.
Untuk menghidupkan kembali lagu-lagu anak berkualitas, diketahui Kementerian Kebudayaan telah menyelenggarakan program KILA yang terdiri atas lomba cipta lagu dan lomba menyanyi lagu anak.
Program KILA, yang dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2020, merupakan wujud upaya Kementerian Kebudayaan dalam mendukung penciptaan lagu anak, pengembangan talenta muda, serta pemanfaatan lagu anak sebagai media pendidikan, hiburan, dan pembentukan karakter.
Direktur Film, Musik, dan Seni Kemenbud Irini Dewi Wanti pun telah mengatakan bahwa anak-anak membutuhkan lagu yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang mereka. Sejalan dengan itu, dia berharap KILA dapat mendorong lahirnya lagu dan karya musik anak yang berkualitas serta regenerasi penyanyi anak Indonesia.
Pada tahun 2026, program KILA 2026 yang dijalankan sejak 22 Juni hingga 31 Agustus diikuti oleh 814 peserta. Dari jumlah tersebut, terpilih enam finalis Lomba Cipta Lagu Anak dan 30 finalis Lomba Menyanyi Lagu Anak untuk kelompok usia 5–13 tahun. Fadli lalu mengapresiasi seluruh peserta, finalis, dewan juri, guru, pelatih, orang tua, dan pihak yang mendukung kegiatan KILA.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026