Matahari Merah di Palangka Raya, Kenapa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

2026/08/21

Jakarta -

Matahari berwarna merah pekat terlihat di langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pemandangan seperti bola api ini terlihat dramatis, tetapi sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan berkaitan dengan kondisi atmosfer.

Prakirawan BMKG Palangka Raya, Chandra, mengatakan perubahan penampakan Matahari tersebut bisa dipengaruhi partikel-partikel asap di udara. Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Tengah dapat memengaruhi cahaya Matahari sebelum mencapai permukaan Bumi.

"Benar, bisa dipengaruhi dari kabut asap karhutla yang sedang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah," ujar Chandra dikutip dari detiknews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara ilmiah, penjelasan tersebut sesuai dengan bagaimana aerosol dari kebakaran berinteraksi dengan radiasi Matahari. Partikel asap dapat menghamburkan sekaligus menyerap sebagian cahaya sehingga spektrum cahaya yang akhirnya mencapai mata manusia berubah.

Kenapa Matahari Bisa Terlihat Merah?

NASA menjelaskan asap kebakaran tersusun atas partikel-partikel kecil yang dapat menghalangi dan menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek, termasuk warna biru. Akibatnya, cahaya Matahari yang sampai ke pengamat menjadi lebih redup sekaligus lebih merah dari biasanya.

"Cahaya yang kita lihat dari Matahari tampak lebih redup dan lebih merah daripada biasanya," tulis NASA dalam Astronomy Picture of the Day pada 30 Juli 2026.

Prinsip dasarnya berkaitan dengan hamburan cahaya di atmosfer. Cahaya Matahari sebenarnya terdiri atas berbagai warna. Warna biru memiliki panjang gelombang lebih pendek dan lebih mudah dihamburkan dibandingkan warna merah yang memiliki panjang gelombang lebih panjang.

NASA menjelaskan ketika Matahari berada semakin rendah di langit, cahayanya juga harus melewati atmosfer dalam jarak lebih panjang. Lebih banyak cahaya biru kemudian terhambur sehingga warna merah dan kuning lebih dominan mencapai mata pengamat. Debu, polusi dan aerosol lain dapat memperkuat efek tersebut.

Karena itu, keberadaan lapisan asap yang cukup tebal dapat membuat Matahari terlihat merah atau jingga, terutama ketika posisinya mendekati cakrawala.

Pernah Diteliti Langsung di Kalimantan

Heboh Matahari Merah Pekat di Palangka Raya Warga Palangka Raya, Sri Muliati, yang mengabadikan momen tersebut mengatakan penampakan matahari merah , Foto: Istimewa (dok Sri Muliati)

Menariknya, karakteristik asap kebakaran di Indonesia, termasuk Kalimantan, sudah pernah menjadi objek penelitian ilmiah.

Penelitian J.L. Gras dan sejumlah ilmuwan yang diterbitkan dalam Geophysical Research Letters pada 1999 mengukur sifat optik aerosol asap selama kebakaran musim kemarau 1997 di Indonesia dan Australia tropis.

Para peneliti menemukan hamburan cahaya oleh aerosol di wilayah Indonesia jauh lebih besar. Pengukuran di Kalimantan juga menunjukkan peningkatan kemampuan aerosol menghamburkan cahaya ketika kelembapan udara meningkat.

Studi lain oleh Teruyuki Nakajima dan tim yang juga terbit di Geophysical Research Letters meneliti sifat optik aerosol kebakaran hutan Indonesia 1997 menggunakan pengamatan dari darat dan satelit.

Hasilnya menunjukkan aerosol asap kebakaran Indonesia mengandung campuran partikel karbon dan sulfat, dengan distribusi partikel yang memengaruhi bagaimana radiasi Matahari berinteraksi dengan lapisan asap.

Penelitian mengenai asap kebakaran hutan di wilayah lain juga menunjukkan semakin besar aerosol optical depth atau banyaknya aerosol yang menghalangi cahaya, semakin besar pengaruh asap terhadap radiasi Matahari yang mencapai permukaan. Asap dapat melemahkan radiasi melalui proses hamburan dan penyerapan cahaya.

Jadi, Matahari merah yang terlihat dari Palangka Raya bukan berarti terjadi perubahan pada Matahari itu sendiri.

Fenomena tersebut terjadi karena atmosfer di antara pengamat dan Matahari berubah. Partikel aerosol dari asap karhutla menyaring, menyerap dan menghamburkan sebagian cahaya Matahari. Cahaya dengan panjang gelombang merah dan jingga akhirnya menjadi lebih dominan terlihat.

(afr/afr)


TAGS

LIHAT LAINNYA