Mahasiswa KKN gelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair ke kelompok tani

2026/07/24

Solok Selatan (ANTARA) - Semangat pemberdayaan masyarakat kembali digelorakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Pasang (UNP) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Pasir Talang Selatan, Solok Selatan yang diketuai oleh Ahmad Beni Saputra mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Elektronika.

Kali ini, salah satu program kerja difokuskan pada sektor pertanian melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang khusus ditujukan bagi kelompok tani di Jorong Rawang, Minggu, 19 Juli 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim KKN UNP Pasir Talang Selatan ini bertujuan untuk memberikan solusi kreatif dan ekonomis bagi para petani dan pekebun lokal dalam menghadapi mahalnya harga pupuk kimia serta menjaga kelestarian tanah jangka panjang.

Demonstrasi yang dilakukan di salah satu rumah Kelompok Ibu Tani dihadiri dengan antusias oleh puluhan anggota kelompok ibu tani setempat. Para mahasiswa KKN terutama Febrio Yuhendri mahasiswa Program Studi Agribisnis dan Roza mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam.

Setelah pemaparan teori yang dijelaskan oleh Febrio Yuhendri dan Roza, kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi praktik langsung mulai dari pencampuran bahan hingga teknik fermentasi yang benar agar POC siap digunakan setelah masa inkubasi selesai.

Ibu-ibu tani terlihat aktif bertanya mengenai durasi fermentasi serta takaran ideal saat pengaplikasian pupuk ke tanaman cabai dan sayuran daun.

Proses pembuatan POC menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar rumah, contohnya seperti sisa sayuran, air cucian beras, gula merah, serta EM4 sebagai pembantu fermentasi pupuk.

Masyarakat setempat menyambut positif terlaksananya program kerja ini. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai mampu memberikan warna baru dan motivasi bagi warga, khususnya para perempuan tani yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan keluarga di tingkat rumah tangga.

Dengan adanya pelatihan POC ini, diharapkan kelompok tani di Jorong Rawang tidak hanya mampu menekan biaya operasional pertanian secara mandiri, tetapi juga menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi nagari dari sektor agraris. *

Penjelasan teori yang dipaparkan oleh Febrio Yuhendri & Roza