Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati sosialisasikan bijak bermedia sosial hingga kesehatan mental

2026/08/02

Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati sosialisasikan bijak bermedia sosial hingga kesehatan mental

Minggu, 2 Agustus 2026 12:13 WIB

Image Print

Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 25 Universitas Malahayati kegiatan penyuluhan bertajuk "Pergaulan Bebas di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Menjaga Kesehatan Mental, dan Membangun Pergaulan Sehat. di SMK Ma'arif 1 Metro, Lampung, Rabu.

Kota Metro (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 25 Universitas Malahayati menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk "Pergaulan Bebas di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Menjaga Kesehatan Mental, dan Membangun Pergaulan Sehat."

Kegiatan yang berlangsung di SMK Ma'arif 1 Metro dengan melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, serta tenaga pendidik.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya menjaga diri dari dampak negatif pergaulan bebas, memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab, serta menjaga kesehatan mental sejak dini," kata M. Zacky Abizar Ketua KKL-PPM Kelompok 25 Universitas Malahayati di Metro, Lampung, Rabu.

Ia memaparkan, pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang positif, menghindari perilaku cyberbullying, membatasi penggunaan gawai secara berlebihan, serta menjaga jejak digital melalui prinsip "Pikir sebelum posting, saring sebelum sharing.

Selain itu ia menjelaskan, pentingnya menjaga kesehatan mental dengan mengenali tanda-tanda stres untuk mengurangi tekanan seperti berbagi cerita dengan orang terpercaya, memperkuat ibadah, beristirahat yang cukup, berolahraga secara rutin, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa memberikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah seluruh rangkaian penyuluhan selesai. Hasil evaluasi tersebut menjadi indikator untuk melihat peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Khoirul Amril yang mewakili Kepala Sekolah SMK Ma'arif 1 Metro mengatakan materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena sesuai dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

Ia berharap hal tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekolah maupun di era digital.

Pewarta : Asih Aditiya Wulandari
Editor: Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.