Belitung (ANTARA) - Beroperasinya aliran listrik selama 24 jam penuh dari PT PLN (Persero) telah membawa perubahan besar bagi kegiatan keagamaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat di pulau tersebut.
Ketua Masjid An-Ni’mah sekaligus Ketua RT. 01 Pulau Rengit, Sofyan menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak PLN atas hadirnya layanan listrik 24 jam yang sangat berdampak positif bagi warga setempat.
"Alhamdulillah, sekarang listrik kami sudah berjalan 24 jam. Di masjid, pelaksanaan salat dan adzan lima waktu lewat pengeras suara kini berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala," katanya.
Tidak hanya menunjang kegiatan ibadah di masjid, ketersediaan listrik secara berkesinambungan juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan perekonomian warga Pulau Rengit.
Sofyan mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, salah satunya terlihat dari maraknya kepemilikan alat elektronik rumah tangga seperti lemari pendingin (kulkas).
Ia menceritakan, pengalamannya saat melihat kedatangan kapal-kapal pengangkut barang dari Tanjung Binga maupun Pegantungan yang membawa pasokan kulkas baru untuk warga pulau.
"Saya sempat kaget melihat kapal datang membawa box-box besar yang ternyata berisi kulkas. Dalam sehari bisa ada dua unit kulkas yang masuk. Bahkan hampir 100 persen warga kini sudah memiliki kulkas, dan para pengepul lokal ada yang memiliki hingga tiga unit," ujarnya.
Atas perubahan signifikan tersebut, Sofyan mewakili seluruh warga Pulau Rengit mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN yang telah menerangi pulau mereka secara optimal.
"Saya selaku ketua RT dan ketua masjid Pulau Rengit mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada PLN. Mantap PLN !," katanya.
Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.