Washington (ANTARA) - Putaran baru perundingan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat dimulai di Roma, Italia, pada Selasa (4/8), kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott.
"Pembicaraan terbaru yang difasilitasi AS antara Israel dan Lebanon dimulai hari ini di Roma dan akan berlangsung hingga 6 Agustus," ujar Pigott melalui akun X.
Perundingan itu mempertemukan tim teknis dari Lebanon dan Israel untuk melanjutkan penerapan kerangka kerja trilateral. Kerangka tersebut mencakup inisiatif zona percontohan, pelucutan senjata kelompok Hezbollah, penempatan ulang pasukan Israel dari Lebanon selatan, serta membuka jalan menuju kesepakatan perdamaian dan keamanan yang komprehensif.
"Amerika Serikat tetap berkomitmen penuh untuk mendukung kedua pemerintah dalam melanjutkan proses ini dengan cara yang menjamin keamanan jangka panjang bagi kedua negara, menghilangkan ancaman keamanan terhadap Israel, dan memulihkan otoritas negara Lebanon di seluruh wilayah selatan," tambah Pigott.
Kesepakatan kerangka kerja yang ditandatangani Lebanon dan Israel di Washington pada 26 Juni menetapkan bahwa tentara Lebanon akan kembali mengambil alih kendali wilayah selatan negara itu dengan syarat kelompok Hezbollah dilucuti.
Proses tersebut akan diawali dengan pembentukan zona percontohan, tempat pasukan Israel diharapkan mulai menarik diri.
Meskipun demikian, serangan Israel terhadap Lebanon masih terjadi hampir setiap hari, meski intensitasnya dilaporkan sedikit menurun dalam beberapa waktu terakhir.
Israel juga masih mempertahankan kehadiran militernya di wilayah selatan Lebanon, kawasan yang sebagian besar penduduknya masih terpaksa mengungsi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.