PT TASPEN (Persero) kembali meraih predikat “Sangat Puas” dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb). Penghargaan ini mencerminkan penilaian positif terhadap layanan penyaluran manfaat pensiun aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.
Berdasarkan Laporan Resmi DJPb Nomor S-231/PB.7/2026, TASPEN memperoleh predikat tersebut setelah melalui penilaian terhadap kualitas layanan pensiun. Capaian ini setara dengan hasil penilaian pada Semester II 2025 dan melampaui standar batas minimal kinerja nasional.
Dalam keterangan resminya, Kamis (15/10), TASPEN menyebut pencapaian tersebut didukung oleh percepatan transformasi digital, integrasi data, serta kerja sama dengan 46 mitra bayar perbankan dan PT Pos Indonesia.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memastikan penyaluran hak pensiunan ASN memenuhi prinsip 5T, yakni Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, mengatakan apresiasi dari Kementerian Keuangan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.
"Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan transformasi TASPEN memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan keandalan sistem agar penyaluran manfaat jaminan sosial dapat terus tersalurkan secara inklusif, cepat, dan aman bagi lebih dari 9 juta penerima manfaat yang mencakup peserta aktif mulai dari PNS, Hakim, Pejabat Negara, DPRD, hingga PPPK, serta para penerima pension di 16.932 titik layanan di seluruh Indonesia," ujar Henra.
Tiga indikator layanan TASPEN
Penilaian Kementerian Keuangan dilakukan melalui survei terhadap 1.026 responden penerima pensiun di seluruh Indonesia. Hasil survei menunjukkan TASPEN memperoleh nilai tinggi pada tiga indikator utama layanan.
Pertama, kualitas penyaluran dana memperoleh skor 4,75. Penyaluran manfaat pensiun dinilai konsisten dan tepat waktu, dengan akses yang mudah melalui anjungan tunai mandiri (ATM) maupun layanan teller.
Kedua, kualitas layanan meraih skor 4,69. Penilaian ini mencakup kecepatan dan keramahan petugas serta mitra bayar, kemudahan prosedur, dan ketersediaan fasilitas layanan yang representatif.
Ketiga, kualitas layanan autentikasi memperoleh skor 4,68. Aspek ini menilai kemudahan peserta dalam melakukan verifikasi data secara mandiri.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, TASPEN juga menindaklanjuti masukan peserta melalui optimalisasi jaringan dan peningkatan keandalan aplikasi Andal by Taspen. Upaya tersebut dilakukan agar proses autentikasi berjalan lancar dan lebih fleksibel bagi penerima manfaat.
Perusahaan juga mencatat peningkatan kepuasan peserta yang tercermin dalam Customer Satisfaction Index (CSI). Indeks kepuasan pelanggan TASPEN terus meningkat sejak 2022 hingga mencapai 98,7 pada 2025.
TASPEN menyatakan penguatan tata kelola dan integrasi data merupakan bagian dari upaya mendukung agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dukungan tersebut mencakup pemantapan reformasi birokrasi, peningkatan akuntabilitas tata kelola pemerintahan, pengembangan Center of Excellence, serta optimalisasi kualitas pelayanan publik.
Melalui transformasi digital dan penguatan jaringan layanan, TASPEN berupaya menjaga kualitas penyaluran manfaat jaminan sosial bagi ASN dan pensiunan di seluruh Indonesia.