Beirut (ANTARA) - Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya sepakat memulai proses inventarisasi serta penyerahan senjata berat, fasilitas produksi militer, gudang senjata, dan terowongan di Jalur Gaza, lapor Al Jazeera mengutip sebuah draf dokumen.
Pada Kamis malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa telah tercapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata secara penuh terhadap Hamas dan kelompok-kelompok lain di Jalur Gaza.
Trump menyatakan bahwa Israel akan menarik pasukan dari Jalur Gaza setelah pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata tersebut selesai dilakukan.
Menurut dokumen tersebut, proses itu akan dimulai setelah seluruh kewajiban yang masih tersisa dalam Protokol Sharm el-Sheikh dipenuhi, demikian laporan Al Jazeera, Jumat.
Draf tersebut menyerukan penyusunan jadwal pelaksanaan dalam waktu 14 hari. Periode tersebut dapat diperpanjang berdasarkan keputusan komisi pengawas internasional, tambah laporan itu.
Penarikan pasukan Israel harus dilakukan secara paralel dengan penyerahan senjata oleh faksi-faksi Palestina sesuai dengan butir ke-10 peta jalan tersebut.
Laporan itu menyebutkan bahwa sebuah komisi pengawas internasional, yang didukung oleh pasukan internasional, akan mengawasi proses tersebut serta memverifikasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Berdasarkan ketentuan yang dipublikasikan, dokumen tersebut saat ini tidak mengatur penyerahan seluruh senjata secara langsung kepada pihak ketiga, melainkan menetapkan mekanisme inventarisasi, penyimpanan, dan pengawasan senjata.
Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki, menyepakati pelaksanaan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Trump.
Sehari kemudian, gencatan senjata mulai berlaku di Gaza. Sesuai dengan kesepakatan tersebut, pasukan Israel mundur ke garis yang disebut sebagai Yellow Line, namun tetap mempertahankan kendali atas lebih dari 50 persen wilayah Jalur Gaza.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Empat warga Palestina, termasuk dua anak, tewas akibat serangan Israel
Baca juga: Hamas: Tak ada pelucutan senjata sebelum Israel mundur dari Gaza
Baca juga: Trump umumkan kesepakatan pelucutan senjata Hamas di Jalur Gaza
Penerjemah: Primayanti
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.