Lapas Palu perkuat pembinaan warga binaan di sektor pertanian

2026/09/06

Lapas Palu perkuat pembinaan warga binaan di sektor pertanian

Minggu, 6 September 2026 16:30 WIB

Image Print

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memanen jambu di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. ANTARA/HO-Humas Lapas Palu

Palu (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) di bidang pertanian guna meningkatkan keterampilan dan produktivitas.

“Melalui pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap WBP dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat, meningkatkan produktivitas,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Palu Makmur di Palu, Minggu.

Ia menjelaskan kegiatan pembinaan dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Palu di Desa Langaleso dengan melibatkan 11 WBP.

Ia mengatakan salah satu kegiatan yang dilakukan yakni panen kangkung sebanyak 80 kilogram pada Jumat (4/9). Hasil panen tersebut selanjutnya diserahkan ke dapur Lapas Palu melalui penyedia bahan makanan (vendor) untuk diolah dan dikonsumsi oleh warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, pemanfaatan lahan produktif di SAE terus dikembangkan untuk memberikan keterampilan kepada WBP selama menjalani masa pembinaan.

Warga binaan bersama petugas juga melakukan pengecekan dan penambahan nutrisi, pengecekan kelembapan semaian pakcoy, serta pembuatan bedengan tanaman waluh.

Selain itu, pengelolaan lahan produktif itu juga dikembangkan dengan berbagai komoditas pangan seperti terong, bayam, jagung dan cabai, termasuk tanaman produktif lainnya seperti jambu.

Kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan kepada WBP, tetapi juga mendukung produktivitas Lapas, serta kesejahteraan warga binaan.

“Ini juga menjadi salah satu hasil nyata pembinaan kemandirian. Kami berharap WBP terus mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Makmur mengatakan pengelolaan SAE menjadi salah satu upaya Lapas Kelas IIA Palu dalam mengembangkan pembinaan berbasis keterampilan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.

Ia menambahkan pihaknya juga berkomitmen mengembangkan unit usaha secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan bagi warga binaan.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026