Lampaui Target Asian Games 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Diguyur Bonus Fantastis dari PBSI

2026/10/07

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Jakarta, VIVA – Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) secara resmi menggelontorkan bonus miliaran rupiah kepada seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung usai sukses melampaui target pada ajang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Baca Juga

Penyerahan apresiasi tersebut berlangsung dalam acara Syukuran Prestasi Bulu Tangkis Indonesia Asian Games 2026 di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim bulu tangkis Indonesia membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, sekaligus melampaui target awal dari pemerintah yang mematok satu medali emas.

Baca Juga

Dua medali emas masing-masing diraih oleh tim beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara itu, medali perak dipersembahkan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sedangkan tiga perunggu diraih pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tunggal putra Alwi Farhan, dan tim beregu putri.

Dalam rinciannya, PBSI memberikan bonus terbesar senilai Rp2 miliar kepada tim beregu putra yang sukses menyabet medali emas. Pasangan ganda putra peraih emas, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhak atas bonus Rp1 miliar.

Baca Juga

Apresiasi berupa uang tunai juga diberikan kepada peraih perak ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sebesar Rp500 juta, serta tim beregu putri peraih perunggu senilai Rp500 juta. Sementara itu, peraih perunggu perorangan seperti Alwi Farhan serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masing-masing mengantongi Rp250 juta.

Tak hanya atlet peraih medali, PBSI turut mengucurkan bonus kepada jajaran pelatih dan tim di balik layar. Kabid Binpres menerima Rp50 juta, manajer Rp25 juta, serta para kepala pelatih sektor seperti Indra Wijaya, Imam Tohari, Antonius, dan Nova Widianto masing-masing mengantongi Rp30 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apresiasi berupa uang senilai Rp10 juta hingga Rp20 juta juga disalurkan kepada pelatih fisik, fisioterapis, hingga tim sport recovery. Selain uang tunai, seluruh anggota tim menerima apresiasi khusus berupa jam tangan merek Regan Harney.

Ketua Umum PB PBSI Fadil Imran menegaskan bahwa peran tim pendukung sangat krusial dalam menyokong stamina dan performa atlet hingga bisa berdiri di podium tertinggi.

Halaman Selanjutnya

"Habis latihan dan bertanding, mereka-mereka inilah yang melemaskan otot para atlet. Ada tim fisik, pelatih, sport science, medis, psikolog, fisioterapis, hingga petugas laundry dan staf administrasi. Tanpa mereka, emas tak mungkin datang. Wajah mereka tidak terlihat di podium, tetapi medali yang kalian raih juga menyimpan keringat mereka," tegas Fadil.