AKURAT.CO Kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang dilaporkan selebgram Friceilda Prillea alias Icel terhadap aktor Anrez Adelio masih terus bergulir di Kepolisian.
Saat ini, Icel tengah menjalani rangkaian prosedur pemeriksaan medis sebelum nantinya melangkah ke tahap tes DNA.
Baca Juga: Friceilda Prillea Klaim Hamil 8 Bulan dari Anrez Adelio, Siap Tempuh Jalur Hukum
Icel mengungkapkan bahwa dirinya wajib menyelesaikan belasan tahapan sesi pemeriksaan visum psikiatri forensik terlebih dahulu demi memperkuat proses hukum yang sedang berjalan.
"Sudah dalam pemeriksaan visum psikiatri forensik. Jadi di forensik itu ada 14 kali pertemuan yang di mana akan menguatkan untuk adanya tes DNA," kata Icel saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Prosedur panjang tersebut menjadi syarat mutlak yang harus dilewati sebelum pemeriksaan genetika atau tes DNA dapat direalisasikan oleh tim ahli. Icel pun menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh alur yang ditetapkan.
"Belum, jadi kita akan melakukan 14 kali tes itu dulu. Terus nanti baru kalau itu selesai baru tes DNA," tutur Icel.
Di tengah bergulirnya proses legal formal ini, Icel menegaskan bahwa langkah hukum yang ia tempuh bukan didasari oleh motif materi semata.
Fokus utamanya sejak awal adalah menuntut iktikad baik dan kepedulian Anrez terhadap buah hati mereka.
"Sejauh ini dari awal banget aku pribadi aku enggak pernah minta nominal, aku enggak pernah menekankan hal yang berat ke dia. Aku cuma minta dia tanggung jawab, jenguk sama anaknya. Dia kan bilang mau co-parenting ya ayo gitu, cuma untuk sekarang setelah kejadian ini jadi aku mikir lagi buat co-parenting sama dia," terang Icel.
Baca Juga: Profil Anrez Adelio, Aktor Sinetron yang Dituding Hamili Friceilda Prillea hingga Jadi Sorotan Publik
Ia juga menyayangkan sikap Anrez yang dinilai belum menunjukkan komitmen nyata dalam membesarkan anak. Menurut penjelasannya, nafkah yang pernah diberikan oleh Anrez sangat minim dan hanya terjadi satu kali.
"Sampai saat ini buktinya enggak ada, maksudnya belum dijalankan juga. Dia sekali-kalinya ngasih itu yang Rp900 ribu. Itu pun cuma sekali dan enggak ada lagi-lagi-lagi," tegas Icel.
Meski harus melewati proses yang menyita waktu dan tenaga, Icel memilih untuk tetap kooperatif mematuhi seluruh mekanisme hukum. Ia berharap penanganan perkara ini dapat segera memberikan kepastian hukum sekaligus menggugah tanggung jawab moral Anrez sebagai seorang ayah.