Lalin Padat-Polisi Berjaga di Sudirman-Thamrin Jelang Demo Besar Buruh

2026/09/24

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi masa dari kalangan buruh belum terlihat di depan gedung UOB Plaza , jalan M.H. Thamrin Pukul 10.34 WIB. Lalu lintas sepanjang jalan Sudirman menuju Thamrin terpantau padat merayap menjelang demonstrasi yang akan dilakukan kalangan buruh, Kamis (24/9/2026).

Rencananya kalangan buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan melaksanakan aksi damai dengan jumlah peserta hingga 50.000 orang.

Para buruh akan bergerak menggunakan sepeda motor menuju Jakarta. Titik awal massa berada di kawasan Semanggi jam 10.00 WIB. Dari sana, rombongan akan bergerak perlahan menuju kawasan UOB, sebelum Grand Indonesia.

Dari pantauan CNBC Indonesia, massa buruh belum terlihat tapi polisi sudah mulai berjaga di depan Gedung UOB Plaza. Alat berat untuk pemasangan barikade juga sudah berjaga di samping trotoar.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan, aksi tersebut murni untuk menyampaikan aspirasi kaum buruh kepada Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada agenda politik untuk menggoyang atau menjatuhkan pemerintahan.

"Aksi besar damai tetap dilaksanakan besok. Total massa hampir mencapai 50 ribu buruh," ungkap Andi Gani dalam konferensi pers di Kantor Sekretariat Bersama KBPBI, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Massa buruh berasal dari Jawa Barat, Banten, Bekasi dan DKI Jakarta. Mereka akan bergerak menggunakan sepeda motor menuju Jakarta.

Andi Gani menegaskan, aksi tersebut merupakan pilihan terakhir setelah buruh menempuh jalur diplomasi selama sekitar empat bulan.

Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Andi Gani memastikan aksi akan berlangsung singkat. Setelah delegasi menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons dari Istana, massa langsung dibubarkan. Andi Gani menargetkan aksi selesai sebelum pukul 13.00 WIB.

"Setelah penyampaian selesai di Istana, kami akan mengumumkan kepada puluhan ribu anggota kami, setelah itu kami pulang. Tidak ada rencana bertahan sampai sore," jelasnya.

Massa juga tidak akan masuk ke kawasan Bundaran HI. Langkah tersebut, kata Andi Gani, untuk mencegah aksi dipolitisasi dan menghindari kesan adanya perlakuan berbeda terhadap kelompok massa lainnya.

Andi Gani menyebut terdapat 11 tuntutan yang diperjuangkan KBPBI dalam pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian adalah pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, jaminan pesangon, cuti haid dan pemagangan.

Andi Gani mengakui dalam beberapa poin sudah terdapat perkembangan positif dalam pembahasan antara buruh, pemerintah dan DPR.

"Kami mendapatkan informasi tadi sore sudah mulai ada beberapa perubahan yang positif, tapi tidak dapat kami umumkan di sini," ucapnya.

KBPBI berharap perkembangan tersebut menjadi jalan keluar agar regulasi ketenagakerjaan yang sedang dibahas dapat mengakomodasi kepentingan pekerja.

Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Menjelang aksi buruh sejumlah kepolisian berjaga di depan gedung Bank UOB, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Emir Yanwardhana

(dce) [Gambas:Video CNBC]