Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan kunjungan Putri Mahkota Swedia Victoria ke Bale Kita NTB menjadi momentum krusial bagi akselerasi industri kreatif serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal bisa menembus pasar Eropa dan dunia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Lalu Wiranata, mengatakan kunjungan Putri Mahkota Swedia Victoria ke Bale Kita sekaligus sebagai Duta United Nations Development Programne (UNDP), di mana lembaga tersebut memiliki banyak program di NTB, salah satu programnya berada di Lombok Utara.
"Selain program fisik seperti irigasi dan air minum, UNDP juga membina UMKM, salah satunya petani mete di Lombok Utara. Sekarang petani di sana sudah bisa memproduksi banyak produk makanan dari biji mete," ujarnya usai mendampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam menerima kunjungan Putri Victoria di Bale Kita di Mataram, Sabtu.
Ia menuturkan, sebagai rumah besar hasil produk UMKM di NTB, Bale Kita juga menjadi tempat bernaung hasil produk UMKM di Lombok Utara yang juga mendapatkan bantuan program dari UNDP.
Baca juga: UNDP: Kunjungan Putri Swedia buka peluang kerja sama baru genomika
"Selama ini keluhan dari para UMKM termasuk binaan UNDP adalah pemasaran. Sekarang kita bukakan pintu pemasaran di Bale Kita. Selain ini kita juga kerja sama dengan sejumlah pihak untuk pemasaran seperti di bandara dan Mandalika saat MotoGP, sehingga lebih banyak pasarnya," terang Wiranata.
Untuk program UNDP, jumlah UMKM yang mendapatkan pembinaan dan pelatihan di Lombok Utara cukup banyak, bahkan dari beberapa produk UMKM sudah bisa naik kelas.
"Mete ini salah satu produk dari NTB yang cukup besar, bahkan Putri Victoria mengaku bahagia program dari UNDP berdampak dan dinikmati oleh masyarakat sampai saat ini. Kami pun merasa terbantu dengan program UNDP ini (infrastruktur dan pembinaan) mereka, kita tinggal bantu naikkan kelasnya saja, kemasan dan jualan kita bantu sehingga ada nilai lebih," terangnya.
Menurutnya, untuk mendorong akselerasi industri kreatif dan UMKM lokal bisa menembus pasar internasional, khususnya Eropa dan Swedia, pihaknya tengah menyusun serangkaian langkah strategis untuk produk UMKM setempat. Salah satu di antaranya menyiapkan proposal pembinaan lanjutan UMKM sesuai dengan rencana program UNDP tahun depan.
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.