Kota Bogor tuntaskan revitalisasi 36 unit sekolah senilai Rp26 miliar - ANTARA News Megapolitan

2026/10/16

Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menyatakan program revitalisasi 36 sekolah negeri dan swasta melalui bantuan pemerintah pusat senilai Rp26 miliar telah rampung dilaksanakan.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Bogor, Jumat, mengatakan revitalisasi tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

"Hari ini menutup seluruh proses revitalisasi yang sudah dilaksanakan di 36 sekolah, baik negeri maupun swasta. Revitalisasi ini merupakan bantuan dari program Presiden Prabowo Subianto. Kita lihat sekarang sekolah lebih representatif," kata Dedie.

Hal tersebut disampaikan Dedie saat meninjau hasil revitalisasi SMP Bina Karya Kreatif di Jalan Jabaru III, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Ia menjelaskan total bantuan pemerintah pusat untuk revitalisasi 36 sekolah di Kota Bogor mencapai Rp26 miliar, mencakup perbaikan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman.

Menurut Dedie, revitalisasi bangunan sekolah menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung penyiapan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyebutkan dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan tidak hanya melalui revitalisasi bangunan, tetapi juga penyediaan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

"Jadi, bukan hanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak juga program-program yang lain. Ada bantuan laptop, perpustakaan, UKS, mebel, dan sebagainya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Bina Karya Kreatif Mariati Lince Lumbanbatu mengatakan bantuan revitalisasi telah mengubah kondisi bangunan sekolah yang sebelumnya mengalami sejumlah kerusakan.

Ia menjelaskan sebelum diperbaiki, sejumlah bagian atap sekolah memerlukan perbaikan, lantai ruang kelas mengalami keretakan, sedangkan lapangan di depan kelas masih berupa tanah merah.

Melalui program tersebut, seluruh ruang kelas di lantai atas maupun bawah telah diperbaiki. Sekolah juga mendapatkan tambahan fasilitas berupa mebel dan perlengkapan ruang unit kesehatan sekolah (UKS).

"Sekarang sudah bagus, sudah diperbaiki semua ruang kelas di atas dan di bawah. Fasilitasnya juga sudah banyak. Kita juga diberikan bantuan mebel dan perlengkapan di ruang UKS," katanya.

Mariati berharap perbaikan fasilitas pendidikan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan siswa sekaligus mendorong semangat belajar dan pengembangan potensi mereka.

Salah seorang orang tua siswa, Wati, mengaku merasakan manfaat revitalisasi karena kondisi sekolah kini lebih nyaman bagi anak-anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

"Alhamdulillah, bersyukur sekolah sudah diperbaiki. Anak lebih nyaman, lebih semangat lagi," ujarnya.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.