Paris -
Setelah pada Maret lalu diumumkan dan sempat memicu kontroversi, koleksi Zara dan John Galliano akhirnya dirilis. Koleksi pertama dari kolaborasi dua tahun ini disambut dengan antusias tapi hanya tersedia secara terbatas di negara tertentu.
Foto-foto koleksi bertajuk Re{form} Zara Volume 1 tersebut diunggah Zara di Instagram tepat pada hari peluncurnya, Kamis (1/10/2026), berbarengan dengan Paris Fashion Week.
Kolaborasi Zara dan John Galliano. (Foto: Dok. Zara)
Saat Zara mengumumkan kerja sama kreatif ini, disebutkan bahwa Galliano akan melakukan 're-author' atau membuat pakaian berdasarkan arsip lama brand high-street asal Spanyol itu dengan "mendekonstruksi dan merekonfigurasi koleksi lampau menjadi kreasi dan pengalaman yang baru berdasarkan musim".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dari deretan potret hasil bidikan fotografer fashion kenamaan Steven Meisel itu, tampak karakter desain Galliano yang 'teatrikal' dengan potongan asimetris dan efek distorsi lebih kuat meski ini adalah busana siapa pakai yang diluncurkan oleh sebuah brand dengan citra fast-fashion yang kuat.
Hadir pilihan gaun dalam permainan material lace yang diaplikasikan dengan teknik layering. Deja vu? Sebuah pengingat akan kejayaan Dior era Galliano.
Beberapa item juga terasa sangat Galliano, terutama pada bagian yang didekonstruksi sehingga memperlihatkan jahitan dalam atau potongan underwear.
Foto: Dok. Zara
Awalnya banyak yang mengkritik Galliano karena menerima ajakan Zara mengingat kiprahnya sebagai desainer high-fashion (selain Dior, ia juga pernah memimpin rumah mode Givenchy dan Maison Margiela). Reaksi lain mengungkit masa lalu Galliano yang pernah tercoreng karena komentar antisemitisme yang menghebohkan dunia.
Namun setelah diluncurkan, Re{form} Zara Volume justru banyak mendapat respons positif.
Akan tetapi satu hal yang bikin kecewa: pembelian secara langsung di toko hanya bisa dilakukan di Zara London (Inggris) dan Madrid (Spanyol). Di luar itu, koleksi yangdijual dari harga US$ 29 hingga US$ 999 dapat dibeli lewat situs Zara.
"Jutaan orang telah menantikan koleksi ini tapi kalian hanya menjualnya di negara tertentu. Kenapa? Sungguh besar kekecewaan yang kalian timbulkan," tulis seorang netizen.
Zara juga membuka instalasi pop-up di Paris, Prancis, bagi mereka yang ingin melihat langsung koleksi tersebut di tengah euforia Paris Fashion Week. Mungkin ini juga bisa mengobati kekecewaan para fans Galliano setelah rencana pameran berskala besarnya di MET dibatalkan.
(dtg/dtg)