Kolaborasi kreator RI-Korea bangun ekosistem webtoon ke kancah global - ANTARA News Bangka Belitung

2026/07/18

Jakarta (ANTARA) - SMB Holdings mendorong kolaborasi kreator Indonesia dan Korea Selatan untuk membangun ekosistem webtoon yang mampu menembus pasar internasional melalui ajang Indonesia K-Culture Youth Global Frontier: Webtoon Road in Indonesia di Jakarta.

Direktur SMB Holdings Park Gun Yong mengatakan kekuatan suatu negara saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh teknologi dan manufaktur, tetapi juga kualitas konten yang dihasilkannya. Menurut dia, karya kreatif yang baik perlu didukung ekosistem industri yang terintegrasi agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar.

"K-Content telah dicintai masyarakat dunia. Namun membuat karya yang bagus saja tidak cukup. Konten harus terhubung dengan industri lain agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar," kata Park dalam pernyataan yang diterima, Sabtu.

Ia menjelaskan salah satu fondasi penting dalam pengembangan industri kreatif adalah sistem pembayaran digital yang mampu menghubungkan kreator, platform, dan konsumen secara global. Karena itu, SMB Holdings saat ini tengah mengembangkan platform pembayaran digital internasional yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri konten di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Ketua Asosiasi Kritikus dan Webtoon Korea Park Se Hyun menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam industri webtoon karena kaya akan budaya, etnis, dan cerita rakyat yang dapat menjadi sumber inspirasi cerita.

Menurut dia, para kreator Korea selama delapan hari juga diajak mengunjungi berbagai daerah di Indonesia, mulai dari desa, museum hingga masjid, untuk memahami kehidupan masyarakat Indonesia dan menggali ide cerita dari budaya lokal.

"Indonesia memiliki keragaman yang luar biasa. Cerita-cerita lokalnya dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan karya yang menyentuh pembaca dunia," ujarnya.

Park juga menilai webtoon masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang di Indonesia dan pameran hasil kolaborasi kreator kedua negara dapat menjadi awal lahirnya karya-karya webtoon Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

Sementara itu, CEO Kisai Tessa Yadawaputri mengatakan kesempatan belajar langsung dari para profesional Korea menjadi pengalaman berharga bagi siswa dan kreator muda Indonesia. Ia berharap kerja sama tersebut terus berkembang sehingga dapat melahirkan generasi baru kreator webtoon Indonesia.

"Korea telah menjadi standar industri webtoon dunia. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang sehingga lahir generasi kreator Indonesia berikutnya," kata Tessa.

Editor E-Jong News Lee Chul Ho menilai Indonesia dipilih sebagai mitra karena memiliki potensi pasar yang besar dan kekayaan cerita lokal yang dapat dikembangkan menjadi karya digital.

"Saya penasaran mengapa masyarakat Indonesia sangat menyukai horor. Setelah mengenal lebih dekat budaya dan keberagaman Indonesia, saya memahami bahwa banyak cerita rakyat dan legenda yang dapat dikembangkan menjadi karya webtoon yang menarik," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur SMB HUB Prospera Lee Buyong menambahkan transformasi dari komik cetak menuju komik digital melalui telepon pintar membuka peluang besar bagi generasi kreatif saat ini.

"Dulu kita membaca komik dalam bentuk buku, sekarang semuanya beralih ke ponsel. Ini menunjukkan bahwa masa depan industri webtoon sangat menjanjikan," ujarnya.

Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.