Jakarta (ANTARA) - GoFood bersama Kementerian Perdagangan RI dan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mendorong UMKM kuliner untuk semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi digital sekaligus menyambut momentum Harbolnas 2026 melalui acara “Road to Harbolnas: KOMPAG Kopdar F&B Go Digital”.
Diikuti lebih dari 80 pelaku UMKM kuliner, kegiatan ini menghadirkan sesi sharing dan edukasi bersama GoFood, Kementerian Perdagangan RI, idEA, serta Mitra Usaha GoFood mengenai strategi bisnis digital, pemasaran, hingga pentingnya legalitas usaha.
Head of Public Policy & Government Relations GoTo Rangga D. Fadillah mengatakan dukungan GoFood bagi UMKM tidak sebatas membantu mereka berjualan di platform digital, tapi juga memperkuat fondasi bisnis agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Baca juga: Kolaborasi GoFood–Kemnaker dorong UMKM Bandung naik kelas
“Setiap mitra UMKM kuliner memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, kami ingin membantu mereka tidak hanya soal strategi dan peluang bisnis digital, tapi juga memahami dan memenuhi aspek legalitas usaha, termasuk salah satunya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai Permendag No. 19 Tahun 2026,” ujar Rangga.
Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ) Kementerian Perdagangan, Dwinanto Rumpoko mengapresiasi inisiatif GoTo dan idEA dalam mendorong digitalisasi dan pertumbuhan UMKM kuliner, yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional.
Dwinanto juga menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas usaha perlu dibarengi dengan fondasi legalitas yang kuat. Ia mengimbau para pelaku UMKM untuk segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) agar dapat mengakses berbagai dukungan dan fasilitas dari pemerintah.
Baca juga: GoTo hadirkan kemudahan transportasi dan kuliner di Blok M Hub Gojek
“Sebagai bagian dari rangkaian Road to Harbolnas 2026, kami berharap program ini dapat membantu para pelaku UMKM mempersiapkan bisnisnya untuk menyambut momentum Harbolnas pada 10–16 Desember mendatang, sehingga dapat memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal," kata Dwinanto.
Dalam upayanya mendukung pertumbuhan Mitra Usaha, GoFood tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga ruang belajar, berbagi, dan berjejaring melalui Komunitas Partner GoFood (KOMPAG).
Dalam kegiatan ini, Mentor KOMPAG sekaligus Pemilik Geprek Gian, Nova Putra Legian, berbagi pengalaman mengembangkan bisnis bersama GoFood dan KOMPAG. Peserta juga mendapatkan edukasi dari Insting Academy mengenai strategi pemasaran digital untuk memperkuat daya saing usaha.
Baca juga: Berkat digitalisasi, merchant GoFood ini jual ratusan porsi tiap hari
Selain itu, GoFood juga terus menghadirkan inovasi untuk mempermudah UMKM masuk ke ekosistem digital. Salah satunya melalui “Daftar GoFood Merchant GASampe 5 Menit”, yang memungkinkan pelaku usaha mendaftarkan bisnisnya melalui aplikasi GoFood Merchant dengan proses yang semakin mudah dan cepat.
Ragam upaya ini menjadi bagian dari komitmen GoFood untuk membantu semakin banyak UMKM kuliner memanfaatkan teknologi dan mengembangkan bisnis di era digital.
Baca juga: Kementerian UMKM sarankan biaya layanan platform digital makin efisien
Baca juga: 100 menu kuliner UMKM siap ramaikan Festival Ada Jalan di Makassar
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.