Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu menyelesaikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kabupaten Lebong.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada saat dihubungi di Lebong, Jumat, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui Kodim 0409/Rejang Lebong.
"Pembangunan tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi bagian penting dalam pengerjaan hingga jembatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan," kata dia.
Dia menjelaskan pembangunan jembatan ini memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar konstruksi fisik. Jembatan menjadi penghubung antara permukiman dengan sumber penghidupan masyarakat sekaligus memperlancar akses terhadap pendidikan dan pelayanan dasar.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, kata dia, diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Pembangunan infrastruktur jembatan harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
"Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, kita berharap akses masyarakat semakin mudah dan aman. Jembatan ini bukan hanya menjadi sarana penyeberangan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan sosial masyarakat," kata dia.
Dia juga menegaskan, semangat gotong royong yang terbangun selama proses pembangunan menjadi bagian dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat membutuhkan keterlibatan dan kepedulian bersama.
"Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang sudah dibangun ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Harapannya, jembatan ini bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang," tegasnya.
Rampungnya Jembatan Perintis Garuda akhirnya menjawab persoalan akses yang selama ini menjadi salah satu kendala masyarakat Desa Pelabuhan Talang Liak. Bagi sekitar 1.000 warga yang menggunakannya, jembatan sepanjang 70 meter itu kini bukan hanya menjadi jalur penyeberangan, melainkan juga penghubung bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial.
Setelah lama menghadapi persoalan akses akibat kondisi jembatan lama dan meningkatnya debit sungai saat hujan, masyarakat kini memiliki jalur yang lebih layak untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan Perintis Garuda pun diharapkan menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas sekaligus mendorong aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Kodim 0409/Rejang Lebong telah membangun 12 jembatan, baik jembatan gantung, jembatan beton, maupun armco (gorong-gorong baja), yang tersebar di tiga kabupaten, salah satunya di Kabupaten Lebong.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.