Lombok Tengah (ANTARA) - Kodim 1620 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menghadirkan dapur lapangan untuk membantu warga korban kebakaran Rumah Adat Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut sebagai bentuk kepedulian mendukung pemulihan penanganan bencana kebakaran tersebut.
"Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit setelah kebakaran menghanguskan seluruh bangunan rumah adat di kawasan Sade," kata Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Arh Mohamad Arifin di Lombok Tengah, Senin.
Selain melakukan penanggulangan dan pembersihan pascakebakaran, jajaran Kodim juga membantu memenuhi kebutuhan makanan melalui penyediaan bantuan konsumsi dan dapur lapangan.
Kehadiran personel Kodim di lokasi tidak hanya difokuskan pada penanganan dampak fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Ia mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang masih membutuhkan dukungan akibat kehilangan tempat tinggal maupun harta benda.
Personel Kodim 1620 bersama unsur terkait juga terus membantu para korban bencana kebakaran melalui pendirian posko terpadu bantuan dengan memanfaatkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat kendali posko bencana dan dapur lapangan sebagai wadah penyiapan konsumsi makanan bagi para korban.
Baca juga: IAI Hamzanwadi menyerahkan bantuan korban kebakaran Desa Adat Sade
Semangat gotong royong dan kepedulian bersama seluruh stakeholder dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pasca kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 Wita.
"Kami memastikan dukungan kepada masyarakat terdampak akan terus dilakukan secara maksimal, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar proses penanganan dan pemulihan kawasan Rumah Adat Sade dapat berjalan dengan baik," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026