Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI Kodim 0101/Kota Banda Aceh melibatkan generasi muda yakni mahasiswa, pelajar, pramuka Saka Wira Kartika, Menwa, dan masyarakat menjaga ekosistem mangrove dengan menanam 5.000 bibit di pesisir Kabupaten Aceh Besar.
"Memelihara alam tidak hanya kewajiban kami sebagai TNI, tetapi semua masyarakat, mahasiswa, Menwa, Pramuka, tokoh masyarakat dan tokoh kampung. Semua kita libatkan," kata Kasdim 0101/KBA, Letkol Inf Muksin, di Aceh Besar, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan Letkol Inf Muksin usai melaksanakan penanaman 1.000 mangrove bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, di Dusun Mon Singet, Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.
Penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Gampong Kajhu itu merupakan bagian dari total 5.000 mangrove yang telah dan akan ditanam Kodim di sejumlah lokasi lainnya.
Muksin mengatakan, pelibatan berbagai unsur dalam penanaman mangrove tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan kewajiban seluruh masyarakat sehingga upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk dengan melibatkan generasi muda.
"Kalau kita berbicara alam, kewajiban kita sebagai sesama manusia untuk memeliharanya. Kalau kita berbicara tentang agama kita, agama Islam, kewajiban kita untuk memelihara alam," ujarnya.
Ia menambahkan, penanaman mangrove ini diharapkan dapat menciptakan habitat atau ekosistem berbagai biota pesisir, seperti ikan dan kepiting serta menjaga lingkungan pesisir.
"Nanti masih ada lahan yang kosong, akan kita tanam kembali, sehingga ada kehidupan di sini dan akan mendatangkan ikan maupun kepiting," kata Letkol Muksin.
Sementara itu, Kalif Asahli, anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0101, mengaku senang mengikuti kegiatan penanaman mangrove tersebut karena mendapatkan pengetahuan baru.
Ia berharap mangrove yang ditanami tersebut dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Harapan saya semoga mangrove nya bisa tumbuh dengan baik dan berguna bagi masyarakat," demikian Kalif Asahli.
Pewarta: Shafna
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.