Jakarta (ANTARA) - Rizero Studios mengembangkan gim terbaru dengan judul "The Blind Warrior", mengadaptasi kisah pendekar silat legendaris, "Si Buta dari Gua Hantu", ciptaan Ganes TH pada 1967.
Pada platform Steam, Jumat, tercatat bahwa gim aksi-petualangan "The Blind Warrior" menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan mengambil lokasi di Pulau Jawa pada tahun 1860-an saat masa kolonial Hindia Belanda.
Pemain akan memainkan karakter Barda, pendekar silat tunanetra yang memanfaatkan ketajaman indra lainnya untuk menghadapi pasukan musuh, bandit, dan kekuatan magis demi membalas dendam kehancuran desanya.
Rizero Studios masuk dalam delegasi "Games From Jakarta", yaitu program paviliun yang didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Asosiasi Game Indonesia (AGI).
Melalui program itu, mereka berkesempatan memperkenalkan gim tersebut di ajang Tokyo Game Show 2026.
Pameran industri gim internasional tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Kamis, 17 September hingga Senin, 21 September 2026, di Makuhari Messe, Chiba, Jepang.
Saat ini, halaman toko untuk gim "The Blind Warrior" sudah tersedia di platform Steam agar masyarakat dapat memantau perkembangannya.
Meskipun tanggal peluncuran gim maupun peluncuran demonya masih menunggu pengumuman lebih lanjut, pemain sudah bisa memasukkan gim tersebut ke dalam daftar keinginan (wishlist) untuk mendapatkan pembaruan informasi langsung dari pihak pengembang.
Kisah "Si Buta dari Gua Hantu" tercatat memiliki lebih dari 180 volume komik, dibaca lebih dari 20 juta orang, serta telah diadaptasi ke dalam 9 film layar lebar dan 86 episode serial TV.
Berdasarkan unggahan Bumi Langit di media sosial, film layar lebar terbaru juga sedang dibuatkan dengan judul "Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat" disutradarai oleh Charles Gozali, sutradara di balik film laga-horor "Qodrat" (2022) dan "Qodrat 2" (2025 ).
Pewarta: Abdu Faisal
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.