Kilang Plaju salurkan PMT dan edukasi warga Banyuasin cegah stunting
Jumat, 11 September 2026 20:35 WIB
Kilang Plaju menggelar sosialisasi pola asuh anak (parenting) dan menyerahkan Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Suplir, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (10/9). (ANTARA/HO/RU3)
Palembang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju menggelar sosialisasi pola asuh anak (parenting) dan menyerahkan Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Suplir, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (10/9).
Langkah proaktif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan angka tengkes (stunting) sedini mungkin di wilayah operasionalnya.
Kegiatan ini menyasar pemenuhan nutrisi optimal serta penguatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat. Edukasi difokuskan pada fase krusial tumbuh kembang anak sejak Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).
Bantuan ini memberikan manfaat langsung kepada 65 warga Dusun 4, Desa Sungai Rebo. Para penerima manfaat tersebut terdiri atas 50 anak balita, 13 ibu menyusui, dan dua ibu hamil.
Selain menerima paket makanan bergizi tinggi, para ibu dan kader posyandu juga dibekali pengetahuan praktis mengenai variasi menu gizi seimbang berbahan baku lokal. Mereka turut dilatih cara menstimulasi tumbuh kembang anak untuk menekan risiko gagal tumbuh.
Elsa, salah satu orang tua penerima manfaat, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar dukungan dari Kilang Plaju tersebut terus berlanjut.
"Kami senang sekali karena sangat terbantu. Semenjak adanya program ini, jumlah anak penderita stunting di sini terus menurun. Semoga makin banyak edukasi agar tingkat stunting di desa ini terus berkurang," kata Elsa.
Kegiatan tersebut juga disambut baik oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Sungai Rebo Dedi Arsadi mengapresiasi konsistensi kolaborasi antara Kilang Plaju dan pemerintah desa dalam mendukung kesehatan masyarakat.
"Manfaat kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan akan dirasakan dalam jangka panjang, terutama bagi tumbuh kembang anak-anak. Kami berharap program seperti ini bisa berjalan rutin dan tidak berhenti di penyaluran bantuan saja, tetapi terus berkembang dengan kegiatan bermanfaat lainnya," ujar Dedi.
Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju Galih Arjuna Ismail menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat.
"Generasi masa depan yang sehat dan berkualitas adalah aset berharga bagi bangsa. Upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan butuh keterlibatan aktif dari keluarga, kader posyandu, dan masyarakat sekitar," tutur Galih.
Pemberian PMT dan edukasi pola asuh ini melengkapi serangkaian implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kilang Plaju pada pilar Pertamina Sehat di Sumatera Selatan.
Program ini juga selaras dengan agenda prioritas nasional terkait penurunan angka tengkes serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) dan Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Melalui sinergi berkesinambungan bersama pemerintah setempat, Kilang Plaju mempertegas komitmennya untuk mendukung pemantauan berkala terhadap tumbuh kembang anak demi mewujudkan generasi emas yang tangguh dan sehat.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026