Kilang Plaju gelar Shalat Istisqa memohon hujan dan perbaikan kualitas udara Sumsel

2026/10/02

Kilang Plaju gelar Shalat Istisqa memohon hujan dan perbaikan kualitas udara Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 10:47 WIB

Image Print

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang Plaju), Palembang, Sumatera Selatan, menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Parkir Masjid Jauharul Iman, Plaju, Palembang, Jumat (2/10/2026). (ANTARA/HO/RU3)

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang Plaju), Palembang, Sumatera Selatan, menggelar Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar memohon diturunkannya hujan di tengah musim kemarau dan kondisi kabut asap yang melanda Kota Palembang dan sekitarnya.

Shalat Istisqa yang diprakarsai oleh Badan Dakwah Islam (BDI) RU III Plaju tersebut berlangsung di Lapangan Parkir Masjid Jauharul Iman, Plaju, Palembang, Jumat, dan diikuti jajaran manajemen, pekerja, mitra kerja, serta masyarakat sekitar.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju Khabibullah Khanafie mengatakan pelaksanaan shalat minta hujan tersebut merupakan pelengkap dari berbagai langkah teknis dan fisik yang telah dilakukan dalam menghadapi dampak musim kemarau.

"Ketika berbagai ikhtiar lahiriah terus dilakukan, kita perlu menyempurnakannya dengan ikhtiar batiniah melalui doa. Kami memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan untuk membawa keberkahan dan memperbaiki kualitas udara di Bumi Sriwijaya," kata Khabibullah.

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang Plaju), Palembang, Sumatera Selatan, menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Parkir Masjid Jauharul Iman, Plaju, Palembang, Jumat (2/10/2026). (ANTARA/HO/RU3)

Ia menjelaskan, fenomena kemarau panjang yang memicu munculnya kabut asap tebal dalam beberapa waktu terakhir telah membatasi jarak pandang serta mengganggu kenyamanan aktivitas harian masyarakat.

Oleh karena itu, hadirnya hujan sangat dinantikan tidak hanya untuk menurunkan suhu dan memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat dari potensi musibah serta risiko gangguan kesehatan.

Khabibullah menambahkan, situasi kemarau saat ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk senantiasa menjaga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

"Semoga doa dan ikhtiar bersama ini dikabulkan, sehingga hujan yang turun nantinya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, lingkungan, dan wilayah Sumatera Selatan secara keseluruhan," ujar Khabibullah.

Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026