Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggratiskan tarif Trans Jatim selama satu hari yakni Kamis untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026.
“Di peringatan Hari Perhubungan Nasional, kami mengajak masyarakat menikmati layanan Trans Jatim secara gratis. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis.
Tarif gratis berlaku pada seluruh layanan Trans Jatim di Koridor Gerbangkertasusila 1–7 dan Koridor 1 Malang Raya, tetapi tidak berlaku untuk layanan Trans Jatim Luxury.
Khofifah mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat sekaligus ajakan untuk mencoba dan membiasakan diri menggunakan transportasi publik.
“Program ini bukan sekadar memberikan perjalanan gratis. Kami ingin semakin banyak masyarakat mengenal, mencoba, dan pada akhirnya menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.
Menurut Khofifah, peningkatan penggunaan transportasi publik dapat membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara serta meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.
“Beralih ke transportasi publik berarti turut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah bersama. Satu bus Trans Jatim bisa mengurangi puluhan kendaraan pribadi di jalan,” ujarnya.
Baca juga: Khofifah gratiskan layanan Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
Baca juga: Dishub berencana terapkan sistem transportasi cerdas di TransJatim
Ia mengatakan Trans Jatim juga berperan memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur, khususnya kawasan Gerbangkertasusila dan Malang Raya.
“Transportasi publik menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang. Melalui layanan yang terintegrasi, akses menuju sekolah, kampus, tempat kerja, pusat ekonomi, dan pelayanan publik menjadi semakin mudah,” ujarnya.
Khofifah menambahkan pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
“Pemerintah terus memperkuat layanan. Kini giliran masyarakat mendukungnya dengan membangun budaya naik angkutan umum. Keberlanjutan transportasi publik ada di tangan kita bersama,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan gratis tersebut dengan tertib, menjaga kebersihan serta fasilitas Trans Jatim, dan memberikan prioritas kepada lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta penumpang yang membawa anak.
“Silakan manfaatkan layanan gratis ini dengan tertib dan tetap menjaga kenyamanan bersama. Trans Jatim adalah fasilitas publik yang harus kita rawat bersama,” pesannya.
Baca juga: Bus Trans Jatim Koridor VII dirilis 7 Oktober di Sunan Drajat
Baca juga: Khofifah gratiskan layanan Trans Jatim pada Hari Angkutan Nasional
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.