Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan ribuan bendera Merah Putih kepada warga di Kabupaten Gresik untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan dan memperkuat semangat cinta Tanah Air menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
"Memasuki bulan Kemerdekaan, saya mengajak seluruh masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Kalau ada bendera di rumah yang sudah kusam atau bahkan belum memiliki, hari ini kami bagikan agar bisa langsung dipasang," kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Rabu.
Pembagian bendera dilakukan pada Pasar Murah di Lapangan Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, dan halaman Balai Dusun Karangtumpuk, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengajak warga menyanyikan lagu "Hari Merdeka" sebagai penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Khofifah, semangat kebangsaan harus berjalan seiring dengan penguatan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pasar murah.
"Pasar murah ini kami hadirkan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau karena harganya jauh di bawah harga pasar. Keterjangkauan bahan pangan ini penting agar kebutuhan rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi dengan baik, hidup lebih tenang, daya beli tetap terjaga, dan inflasi di Jawa Timur terus dapat kita kendalikan," katanya.
Pada kegiatan itu, beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pak, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, dan daging ayam ras Rp30.000 per pak.
Khofifah menegaskan pasar murah akan terus diperluas melalui sinergi pemerintah kabupaten/kota, badan usaha milik daerah (BUMD), Perum Bulog, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.