Kepala BGN: Tujuan guru ikut cicipi MBG untuk edukasi

2026/08/27

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tujuan guru ikut mencicipi Makan Bergizi Gratis (MBG) selain untuk memastikan keamanan juga sebagai sarana edukasi kepada para siswa.

Sudaryono atau yang akrab dipanggil Mas Dar menjelaskan, guru ikut mencicipi MBG bukan sebagai tugas tambahan yang membebani, melainkan juga untuk mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa.

"Bukan yang mencicipi itu guru saja, melainkan dari barang (MBG) yang sudah matang, itu sudah dicicipi mulai dari pengawas gizi mencicip, asisten lapangan (aslap) mencicip. PIC (penanggung jawab) sekolah juga mendapatkan insentif untuk mencicip, baru kemudian dibagikan omprengnya ke semua siswa, termasuk guru mendapatkan makanan, tujuannya edukasi. Cuci tangan, berdoa, antre, jadi ada pendidikan karakter," katanya dalam kanal resmi Sudaryono yang dikutip dari Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, guru mendapatkan menu MBG sebagai fungsi pendidikan gizi yang tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan kualitas gizi, tetapi juga sarana pembangunan karakter untuk sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas.

Baca juga: BGN audit 27.485 SPPG dan bekukan sementara 463 dapur MBG

"Jadi, guru itu bisa menjelaskan protein manfaatnya apa, karbohidrat apa, mengapa ada sayur, dan lain sebagainya," ujar dia.

Sebelumnya, BGN juga menyatakan telah berkoordinasi dengan satuan tugas bencana dan pemerintah daerah untuk mengatur teknis penyaluran program MBG kepada siswa saat sekolah diliburkan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sudaryono mengatakan bahwa melalui fungsi koordinasi melibatkan satuan tugas bencana yang meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut diharapkan Satuan Pelayanan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur MBG bisa mengatur bagaimana mekanisme teknisnya di lapangan.

"Itu kita tertibkan dengan mekanisme koordinasi yang juga melibatkan kepala sekolah hingga orang tua siswa," kata Sudaryono selepas rapat terbatas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) di Jakarta, Rabu (27/8).

Baca juga: BGN: 2.700 SPPG di 3T diprioritaskan aktivasi bertahap mulai September

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.