Kenapa Telinga Berdenging saat Naik Pesawat? Ini Penjelasannya

2026/08/14

CNN Indonesia

Jumat, 14 Agu 2026 19:15 WIB

Kenapa telinga berdenging saat naik pesawat.
Ilustrasi. Tak sedikit orang yang belum tahu soal kenapa telinga berdenging saat naik pesawat. (istockphoto/ozgurcankaya)

Jakarta, CNN Indonesia --

Naik pesawat sering menjadi pilihan untuk bepergian jauh dalam waktu yang lebih singkat. Namun, perubahan tekanan udara selama pesawat lepas landas dan mendarat dapat membuat telinga terasa tidak nyaman hingga bunyi berdenging.

Lantas, kenapa telinga berdenging saat naik pesawat? Simak penjelasannya. Keluhan ini cukup sering dirasakan penumpang, terutama ketika pesawat berada pada fase perubahan ketinggian. Sensasi tersebut dapat muncul bersamaan dengan telinga terasa penuh, tersumbat, atau pendengaran yang sedikit berkurang.

Kondisi ini umumnya berkaitan dengan respons tubuh terhadap perubahan lingkungan selama penerbangan. Meski begitu, penting mengetahui penyebab dan cara mengatasinya agar perjalanan tetap nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa telinga berdenging saat naik pesawat?

Menurut Mayo Clinic, telinga bagian tengah memiliki saluran eustachius yang menghubungkannya dengan bagian belakang hidung dan tenggorokan. Saluran tersebut berfungsi menjaga tekanan udara di dalam telinga agar tetap seimbang dengan lingkungan.

Ketika pesawat naik setelah lepas landas atau turun menjelang pendaratan, tekanan udara di dalam kabin berubah dengan cepat. Saluran eustachius terkadang tidak dapat menyesuaikan perubahan tersebut secara langsung.

Akibatnya, gendang telinga tidak dapat bergerak secara normal sehingga muncul sensasi penuh, nyeri, pendengaran teredam, atau telinga berdenging. Risiko tersebut dapat meningkat ketika saluran eustachius mengalami gangguan.

Pilihan Redaksi

Beberapa kondisi yang dapat memperbesar risikonya antara lain pilek, hidung tersumbat, infeksi sinus, rinitis alergi, dan infeksi telinga bagian tengah. Bayi dan anak-anak juga lebih rentan karena saluran eustachius mereka berukuran lebih kecil.

Selain kondisi tersebut, tidur saat pesawat lepas landas atau mendarat juga dapat meningkatkan risiko karena membuat seseorang lebih jarang menelan atau menguap. Padahal, kedua gerakan tersebut membantu membuka saluran eustachius agar tekanan udara di dalam telinga tetap seimbang.

Di sisi lain, kebisingan mesin pesawat dan perubahan tekanan udara dapat membuat bunyi berdenging terasa lebih jelas pada sebagian orang. Namun, suara latar dari pesawat justru dapat membantu menutupi sensasi berdenging bagi orang lainnya.

Cara mengatasi telinga berdenging saat naik pesawat

[Gambas:Video CNN]

Beberapa langkah sederhana dapat membantu menyeimbangkan tekanan telinga, terutama ketika pesawat lepas landas dan mendarat. Penumpang dapat melakukan beberapa cara berikut:

- Menguap dan menelan secara berkala untuk membantu membuka saluran eustachius.
- Mengunyah permen karet atau mengisap permen agar lebih sering menelan.
- Melakukan manuver valsalva dengan lembut, yaitu menutup mulut dan hidung kemudian meniup perlahan.
- Jangan tidur ketika pesawat sedang lepas landas atau mendarat.
- Menggunakan penyumbat telinga berfilter tekanan jika diperlukan.
- Menghindari penerbangan ketika sedang mengalami pilek berat, sinusitis, hidung tersumbat, atau infeksi telinga jika kondisi memungkinkan.

Jika penerbangan membuat terasa lebih mengganggu, cobalah memilih tempat duduk yang lebih tenang, menggunakan hiburan sebagai pengalih perhatian, dan mengelola stres selama perjalanan.

Pada kasus yang berat dan berulang, tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan sesuai penyebabnya. Dalam kondisi tertentu, prosedur medis seperti pemasangan tabung kecil pada gendang telinga dapat dipertimbangkan untuk membantu menjaga saluran telinga tengah tetap terbuka dan menyeimbangkan tekanan.

Nah, itulah alasan kenapa telinga berdenging saat naik pesawat dan cara mengatasinya. Semoga membantu.

(gas/asr)