Kementerian ESDM Pastikan Kualitas B50 Baik saat Uji Coba

2026/09/08

Liputan6.com, Jakarta - Hasil uji coba bahan bakar biodiesel 50% atau B50 dinilai aman untuk kendaraan bermotor. Hal ini dilakukan di beberapa mobil hingga 50 ribu kilometer, bahkan untuk mobil dengan keluaran produksi lama mencapai 37 ribu kilometer.

"Pengujiannya sampai 50 ribu kilometer. Ini membuktikan memang bahan kami untuk B50 itu bagus,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, dikutip dari Antara, Selasa, (8/9/2026).

Ia mengatakan, sebelum mandatori B50 diterapkan secara luas, Kementerian ESDM telah melakukan pengujian untuk sejumlah kendaraan, baik pribadi, umum, tambang maupun mesin pembangkit.

Eniya menegaskan, selama pengujian dilakukan dengan terbuka, bahkan menggandeng semua pihak yang berkepentingan dalam penerapan B50.

Eniya menjelaskan, dari hasil pengujian di beberapa mobil hingga 50 ribu kilometer dan bahkan untuk mobil dengan keluaran produksi lama pun dapat mencapai 37 ribu kilometer, yang semuanya dalam kondisi aman.

"Kita melakukan hingga 50 ribu kilometer dan beberapa mobil itu dengan spec yang tidak terlalu baru mencapai 37 ribu kilometer baru diganti filter yang biasanya ganti 10 ribu kilometer," ujarnya.

Meskipun sudah melakukan pengujian yang cukup lama, Kementerian ESDM juga memberikan ruang kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) serta organisasi lainnya melanjutkan uji coba hingga 100 ribu kilometer.

"Saat ini sedang berlangsung. Jadi kami juga akan meminta hasilnya bisa dikomunikasikan bersama. Sehingga kita bisa akses data tersebut," ujar dia.

Pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII, sejumlah anggota dewan menyoroti tentang kualitas B50 karena sejumlah pengguna melaporkan terdapat sejumlah kendala, salah satunya harus mengganti filter bahan bakar lebih cepat serta perlunya penambahan zat adiktif agar performa B50 menjadi baik.