Kementan alokasikan Rp48,47 miliar untuk pemulihan sawah di Aceh Tamiang - ANTARA News Aceh

2026/09/10

Aceh Tamiang (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran Rp48,47 miliar dari APBN 2026 untuk pemulihan atau rehabilitasi sawah rusak ringan dan sedang pascabencana seluas 4.173 hektare di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Rehabilitasi ini bersumber dari APBN 2026 dan dibagi dalam dua tahap pengerjaan untuk mempercepat pemulihan fungsi lahan pertanian," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Aceh Tamiang, Irwan Hadi di Aceh Tamiang, Kamis.

Irwan mengatakan Aceh Tamiang memiliki 8.161 hektare Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dan 4.173 hektare diantaranya mengalami kerusakan ringan 1.961 hektare dan sedang 2.212 hektare akibat bencana.

Ia menyampaikan, dalam pelaksanaan rehabilitasi di lapangan dilaksanakan secara bertahap, dengan besaran anggaran dan luasan yang berbeda-beda.

"Tahap pertama, difokuskan pada penanganan sawah rusak ringan seluas 1.961 hektare dengan alokasi anggaran sebesar Rp18,62 miliar, di mana progres pengerjaannya saat ini telah mencapai 90 persen," ujarnya.

Sementara tahap ketiga, seluas 1.500 hektare rusak sedang dengan alokasi anggaran senilai Rp20,2 miliar. Untuk ini, belum dilaksanakan karena masih dalam proses Daftar Rencana Pelaksanaan (DTR).

"Seluruh kegiatan perbaikan infrastruktur pertanian ini difokuskan dan tersebar di 10 kecamatan yaitu, Karang Baru, Manyak Payed, Rantau, Seruway, Bendahara, Sekerak, Tamiang Hulu, Bandar Pusaka, Tenggulun, dan Kejuruan Muda," kata Irwan.

Disisi lain, menanggapi percepatan rehabilitasi tersebut, Datok Penghulu (Kepala Desa) Paya Meta Kecamatan Karang Baru, Sugianto, menyambut baik langkah sigap pemerintah dalam memulihkan sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat desa.

"Kami sangat mengapresiasi perhatian dan gerak cepat pemerintah memperbaiki lahan sawah warga, sehingga para petani bisa kembali menggarap lahan mereka dan memulihkan sumber penghidupan di kampung kami," katanya.

Ia menambahkan, khusus di wilayahnya, lahan sawah yang sudah selesai direhabilitasi tercatat seluas 15 hektare.

Pewarta: Andre
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.