Kemensos apresiasi Sumenep siapkan lahan untuk Sekolah Rakyat permanen

2026/08/10

...Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang berlokasi di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan.

Menurut keterangan diterima di Jakarta, Senin, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib memberikan apresiasi atas keseriusan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis dan pengentasan kemiskinan.

"Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangkan SR," kata Ishaq.

Hal itu disampaikan usai meninjau lokasi bersama Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, dan Kabid Linjamsos Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep R Erwien Hendra Laksmono di Sumenep, Sabtu (8/8).

Baca juga: Gubernur: Pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang-Lebak rampung Mei 2027

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai menyarankan Pemkab Sumenep membentuk sekretariat bersama untuk memudahkan konsolidasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen.

"Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat," katanya.

Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep R Erwien Hendra Laksmono dalam kesempatan yang sama menjelaskan lahan itu merupakan milik pemerintah daerah yang awalnya diperuntukkan untuk sport center di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, persis di seberang Universitas Wiraraja.

"Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare," ujar Erwin.

Baca juga: Seskab: Anak putus sekolah berani bermimpi besar di Sekolah Rakyat

Dia menjelaskan dokumen pengajuan sudah siap dan akan diantar langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kemensos.

"Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta," jelasnya seraya berharap pembangunan bisa mulai tahun ini.

Pantauan di lapangan, lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen berada tidak jauh dari akses jalan nasional, yaitu Jalan Trunojoyo. Kondisi lahan datar dan akses kendaraan ke lokasi berupa jalan desa sudah tersedia. Dengan jalan tersebut akan diuruk dan diperluas untuk memastikan akses yang terjangkau.

Sekolah Rakyat permanen itu rencananya akan digunakan untuk memfasilitasi para siswa yang telah menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep yang berlokasi di Gedung SKB Kecamatan Batuan.

SRT 49 telah beroperasi sejak 2025 lalu, dengan jumlah peserta didik 76 siswa jenjang SD dan SMP. Lantaran masih berstatus rintisan dan menumpang di gedung SKB dengan daya tampung sangat terbatas.

Baca juga: Bedah rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat mulai jalan di Madura

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.