Cimahi (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) membekali 29.830 calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam pelatihan manajerial dan sertifikasi kompetensi guna menyiapkan sumber daya manusia profesional dalam mengelola koperasi di berbagai daerah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Cimahi, Jawa Barat, Jumat, mengatakan penguatan kompetensi merupakan tahapan lanjutan setelah peserta mengikuti pembentukan karakter, kepemimpinan, dan bela negara sebelum nantinya ditempatkan di titik KDKMP.
"Tahap ini adalah tahap kedua, penguatan kompetensi manajerial melalui kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi. Dan tahap ketiga nanti adalah sertifikasi kompetensi sebagai penegasan standar profesionalisme," katanya.
Ia mengatakan bahwa 29.830 calon manajer tersebut akan dilatih mengenai penguasaan manajemen koperasi dan keuangan dengan durasi pelatihan yang berlangsung selama 13 hari, mulai 17 hingga 29 Juli 2026, dengan penutupan pada 31 Juli 2026.
Pihaknya juga menyebut calon manajer juga diberikan materi penguatan soft skill agar para manajer mampu membangun komunikasi dan interaksi sosial dengan pengurus, pengawas koperasi, pemerintah desa, dan masyarakat.
"Kami akan menambahkan kemampuan soft skill karena kemampuan soft skill para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga akan sangat membantu keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Menkop juga menambahkan bahwa para peserta juga akan memperoleh pembekalan pemetaan potensi diri melalui Talent Drive, Network, dan Action (DNA) untuk membantu mengenali kekuatan, kelemahan, dan kapasitas kepemimpinan.
Pemetaan potensi diri tersebut dilakukan agar penempatan para calon manajer lebih sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi usaha di masing-masing daerah sehingga mampu mendukung pengembangan koperasi secara optimal.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari, mengatakan materi pelatihan juga diarahkan agar peserta mampu memetakan potensi ekonomi di wilayah penugasan serta mengembangkan ekosistem koperasi sesuai karakteristik daerah.
"Materi yang diberikan fokus pada bagaimana mengenali potensi usaha di daerah penempatan. Dengan Talent DNA berbasis Artificial Intellegent (AI), peserta bisa mendapatkan peningkatan kapasitas secara pribadi masing-masing," katanya.
Ia menyebut pelatihan tersebut diikuti sebanyak 29.830 peserta yang tersebar di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas sebagai bagian dari persiapan penempatan calon manajer koperasi di berbagai daerah.
Ia juga menyebut bahwa kurikulum pelatihan mencakup 90 jam pelajaran yang terdiri atas 12 modul, 42 materi, serta 10 unit kompetensi sebagai dasar sertifikasi Manajer KDKMP yang telah diakreditasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurut Destry, materi pelatihan meliputi studi kelayakan dan model bisnis, tata kelola koperasi, pengelolaan keuangan, pemasaran, digitalisasi, komunikasi efektif, hingga pengembangan kewirausahaan adaptif.
Peserta yang belum memenuhi standar sertifikasi akan mengikuti uji ulang hingga lulus sehingga diharapkan seluruh manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki kompetensi yang seragam, profesional, dan sesuai standar nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkop bekali 29.830 calon manajer KDKMP dalam pelatihan-sertifikasi
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.