Kemenkes catat Cek Kesehatan Gratis capai 73,8 juta per Juli 2026

2026/08/04

Kemenkes catat Cek Kesehatan Gratis capai 73,8 juta per Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 16:17 WIB

Image Print

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam media briefing di Jakarta, Selasa (4/8/2026). ANTARA/Mecca Yumna

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengatakan hingga Juli 2026 Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 73,8 juta, di mana sebanyak sekitar 62,7 juta diskrining di puskesmas dan komunitas, serta sekitar 11,1 juta anak diskrining di sekolah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan di Jakarta, Selasa, jumlah tersebut dari target cakupan 2026 sebanyak 130 juta orang. CKG pada 2026 difokuskan pada tindak lanjut pada tiga kondisi kesehatan, ujarnya, yakni tekanan darah, gula darah, dan kolesterol tinggi, sebagai upaya meningkatkan angka harapan hidup dan umur harapan hidup sehat.

"Indonesia tuh 72. Sekarang udah naik 74 ya. Nanti mau 2029 target umurnya 76 tahun," katanya.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes dr. Maria Endang Sumiwi mengatakan, dalam CKG 2026, terdapat kenaikan cakupan dari seluruh kelompok usia, di mana pada tahun 2026 peserta termasuk 1,5 juta bayi baru lahir, 4,5 juta anak usia prasekolah.

Baca juga: BGN copot kepala SPPG yang dapurnya ditangguhkan

"Di sekolah sudah kita lakukan CKG sekolah, meskipun nanti bulan Agustus minggu kedua ini akan jauh lebih besar lagi. Untuk yang usia sekolah 14,6 juta dibandingkan tahun lalu 33 ribu. Pada dewasa tahun lalu sampai Juli 12 juta. Tahun ini sudah 43 juta," katanya.

Selain itu, katanya, pada tahun ini ada 9,7 juta lansia yang mengikuti CKG, di mana pada 2025 hanya ada 2,4 juta.

Meski cakupan lebih tinggi dari 2025, Endang menyebutkan bahwa masih ada tantangan berupa ketidaktahuan publik tentang CKG, keengganan untuk memeriksakan diri karena takut hasil pemeriksaan, atau karena sibuk sehingga tidak sempat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cakupan CKG capai 73,8 juta per Juli 2026

Pewarta : Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.