Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka 39 formasi guru dan 3 formasi tenaga kependidikan (tendik) yang siap ditugaskan pada 12 Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Penanggungjawab Kerja Sama Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nissa Afriliana mengatakan setiap pelamar hanya dapat memilih satu formasi saja sehingga mereka harus memastikan betul kualifikasi pendidikan, sertifikasi dan pengalaman mengajar yang dimiliki linear dengan formasi pilihan masing-masing.
“Bapak ibu, berhati-hati pada saat nanti memilih formasi di dalam aplikasi. Nah, silahkan bapak ibu memilih salah satu saja sehingga mulai sekarang silahkan cari formasi yang memang sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang bapak ibu, baik dari S1 maupun dari sertifikasi pendidiknya itu sendiri. Kira-kira dari serdiknya linear untuk mengajar apa,” kata Nissa dalam kegiatan Sosialisasi Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) dan Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC) Tahun 2026 secara daring di Jakarta Pusat, Rabu.
Untuk SILN Kuala Lumpur, pihaknya membuka masing-masing satu formasi untuk guru bimbingan konseling (BK), guru mata pelajaran PKN, guru mata pelajaran seni budaya, guru mata pelajaran kimia, dan guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Untuk SILN Johor Bahru, ia mengatakan Kemendikdasmen membuka masing-masing satu formasi untuk guru kelas dan guru bimbingan konseling (BK).
Pada SILN Kinabalu, Kemendikdasmen membuka masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, guru mata pelajaran PKN dan guru mata pelajaran kejuruan kuliner, serta dua formasi untuk guru kelas.
Adapun untuk SILN Jeddah, pihaknya membuka masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), guru mata kelas dan guru pendidikan khusus.
Pada SILN Riyadh, ia mengatakan Kemendikdasmen juga membuka masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), guru mata pelajaran ekonomi, guru mata pelajaran kimia dan guru mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK).
Untuk SILN Makkah, Kemendikdasmen membuka masing-masing satu formasi untuk guru kelas, guru mata pelajaran fisika dan guru mata pelajaran IPS.
Sementara pada SILN Davao Filipina, pihaknya membuka masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran kimia, guru mata pelajaran matematika, dan guru bimbingan konseling (BK).
Pada SILN Yangon Myanmar, ia mengatakan Kemendikdasmen membuka masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan guru mata pelajaran IPS.
Adapun pada SILN Singapura, Kemendikdasmen membuka formasi guru paling banyak, yakni masing-masing satu formasi untuk guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, guru mata pelajaran matematika, guru mata pelajaran PKN, guru mata pelajaran Kimia, guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan guru mata pelajaran sosiologi serta dua formasi untuk kelas.
“Jadi bapak ibu silahkan pilih satu, karena kalau bapak ibu sudah memilih satu, nanti persyaratannya itu akan mengikuti formasi yang bapak ibu pilih sehingga nanti kalau mau membatalkan untuk memilih yang lain, maka harus dibatalkan secara manual saat ini oleh tim aplikasi kami. Sehingga mohon bisa dipikirkan kembali kira-kira akan memilih formasi di SLN mana,” katanya.
Adapun untuk formasi tenaga kependidikan, ia menambahkan Kemendikdasmen membuka satu formasi untuk kepala tenaga administrasi sekolah di SILN Jeddah dan dua formasi untuk tenaga administrasi sekolah di SILN Kinabalu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen buka 39 formasi guru dan 3 tendik untuk 12 lokasi SILN
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.