ILUSTRASI. Kontan - PressRelease.id. KB Bank (Dok. KB Bank/KB Bank)
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) terus memperkuat fundamental bisnis pada semester I 2026. Hal ini tercermin dari pertumbuhan aset dan pendanaan, peningkatan dana murah atau CASA, hingga perbaikan margin dan kualitas aset.
Pada semester I 2026, total aset KB Bank tumbuh 12,71% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp86,11 triliun. Pertumbuhan aset tersebut berjalan seiring dengan penguatan fungsi intermediasi dan pendanaan perseroan.
Dari sisi penyaluran kredit, KB Bank mencatat kredit sebesar Rp44,97 triliun, tumbuh 4,38% yoy. Perseroan menyatakan pertumbuhan kredit dilakukan secara selektif dengan tetap mempertimbangkan kualitas aset dan profil risiko.
Baca Juga: Dapen BTN Waspadai Lima Faktor yang Bisa Tekan Return Investasi hingga Akhir Tahun
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) KB Bank tumbuh 12,44% yoy menjadi Rp45,57 triliun. Pertumbuhan juga terjadi pada dana murah atau Current Account and Savings Account (CASA) yang meningkat 15,25% yoy menjadi Rp14,71 triliun.
Dengan pertumbuhan tersebut, rasio CASA KB Bank mencapai 32,27%, atau tetap berada di atas level 30%.
Penguatan struktur pendanaan tersebut turut menopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII). Pada semester I 2026, NII KB Bank tumbuh 54,44% yoy menjadi Rp695 miliar.
Sejalan dengan kenaikan NII, Net Interest Margin (NIM) KB Bank juga membaik menjadi 1,96%, dari 1,33% pada semester I 2025.
Perbaikan NIM tersebut mencerminkan pengelolaan earning assets dan struktur pendanaan yang semakin terarah.
Di tengah ekspansi bisnis, KB Bank juga mencatat perbaikan kualitas aset. Hal ini tercermin dari rasio Loan at Risk (LAR) yang turun menjadi 21,93%, dibandingkan 24,45% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, kinerja semester I 2026 menunjukkan konsistensi perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis sekaligus membangun fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Kami terus memperkuat fundamental bisnis KB Bank melalui pertumbuhan yang terarah, penguatan struktur pendanaan, peningkatan kualitas aset, serta perbaikan kemampuan Bank dalam menghasilkan pendapatan,” ujar Kunardy dalam siaran pers, Jumat (19/9).
Ia menambahkan, setiap langkah strategis KB Bank dijalankan secara selektif dan terukur dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, dan keberlanjutan kinerja.
Ke depan, KB Bank akan melanjutkan fokus pada penguatan fundamental bisnis melalui pertumbuhan yang berkualitas, penguatan struktur pendanaan, serta peningkatan kualitas portofolio kredit.
Perseroan juga akan terus mengembangkan kapabilitas bisnis untuk mendukung kebutuhan nasabah dengan memanfaatkan dukungan dan sinergi bersama KB Financial Group (KBFG).
Selain itu, laporan keuangan KB Bank untuk semester I 2026 telah melalui proses audit sebagai bagian dari kebutuhan proses pembentukan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) serta untuk mendukung rencana penerbitan obligasi global KB Bank.
Proses audit tersebut disebut menjadi bagian dari komitmen KB Bank terhadap transparansi dan akuntabilitas, sekaligus penyediaan informasi keuangan bagi para pemangku kepentingan.
Baca Juga: Saham Bank Besar Kompak Melemah, Asing Ramai-Ramai Lepas Saham Bank
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News