Karnaval Budaya Murung Raya 2026 sarana promosi karakteristik budaya daerah

2026/08/03

Karnaval Budaya Murung Raya 2026 sarana promosi karakteristik budaya daerah

Senin, 3 Agustus 2026 16:16 WIB

Image Print

Bupati Murung Raya Heriyus (berjaket) bersama Forkopimda serta pejabat lainnya saat pelepasan peserta Karnaval Budaya di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Puruk Cahu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah menyelenggarakan Karnaval Budaya yang dimulai di kawasan kompleks perkantoran depan Kantor Disdikbud di Puruk Cahu, Senin (3/8).

Bupati Murung Raya Heriyus menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dirancang sebagai sarana promosi karakteristik nilai-nilai budaya daerah, potensi pariwisata yang dimiliki dan bukan sekadar tontonan atau panggung hiburan semata.

"Acara ini merupakan wujud nyata refleksi historis dan komitmen kita bersama dalam merawat serta melestarikan budaya lokal kepada generasi penerus maupun dunia luar," tegasnya.

Heriyus dalam kesempatan itu pula menekankan tentang pentingnya menjadikan keberagaman suku, bahasa dan budaya sebagai pemersatu daerah.

Selain itu, Pemkab Murung Raya menurut Heriyus melalui kegiatan itu mendorong penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, agar mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi daerah.

Baca juga: Ketua DPRD Murung Raya dorong realisasi program pemkab minimal 80 persen

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Murung Raya yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana Putu Suranta menyampaikan, ajang ini merupakan wujud komitmen bersama dalam pelestarian, pengembangan serta promosi kekayaan budaya daerah.

"Karnaval budaya ini adalah bentuk nyata komitmen kita bersama untuk menjaga warisan leluhur, agar tetap hidup dan dikenal generasi muda serta masyarakat luas," terangnya.

Putu memaparkan, Karnaval Budaya 2026 ini diikuti total 1.950 orang terbagi ke dalam 57 kategori lembaga atau kontingen, dengan rincian pelajar SD, SMP dan SMA sederajat dengan jumlah sembilan satuan pendidikan yang berjumlah 340 orang.

Kemudian kategori SOPD termasuk kecamatan sebanyak 39 instansi dengan 1.340 orang serta kategori umum sebanyak sembilan lembaga dengan peserta 270 orang.

Untuk menjamin keobjektifan penilaian, panitia menghadirkan juri berpengalaman terdiri dari dua orang juri asal Kota Palangka Raya dan satu orang juri lokal dari Murung Raya.

Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan, agenda ini diharap mampu mendorong kemajuan kebudayaan sesuai amanat Undang-undang nomor 5 tahun 2017.

"Selain menjadi wadah berapresiasi bagi para seniman lokal, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kebersamaan masyarakat, memperkuat rasa cinta kebudayaan daerah, serta melestarikan warisan budaya sebagai potensi pariwisata Murung Raya," jelasnya.

Baca juga: Hari Jadi ke-24, Gubernur Kalteng dorong sinergi menuju Murung Raya Emas 2030

Baca juga: DPRD Mura ingatkan alokasi anggaran terkait Raperda perubahan susunan perangkat daerah

Baca juga: DPRD dan Pemkab Murung Raya sepakati raperda perubahan susunan perangkat daerah

Pewarta : Supriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.