Penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh,
Pelaihari (ANTARA) - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Laut, Kalimantan Selatan AKBP Ricky Boy Siallagan menegaskan, penanganan karhutla tak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian, khususnya dalam aspek kesehatan.
"Penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh," ujar Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, selepas memimpin kegiatan bakti kesehatan gratis bagi warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu.
Selain melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran, sebut dia, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan personel berada di lapangan.
Dia mengimbau, kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara dipenuhi asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.
Melalui kegiatan tersebut, jelas pria ramah ini, Polres Tanah Laut bersama instansi terkait terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi dampak karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Dalam kegiatan tersebut menyasar masyarakat berada di sekitar lokasi karhutla dan mengalami dampak dari paparan kabut asap.
Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.
Baca juga: Polda Kalsel berhasil identifikasi jasad korban Kapal Virgo
Dalam pelaksanaannya, personel Sidokkes Polres Tanah Laut berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dan Puskesmas Tambang Ulang melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga maupun petugas.
Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat selama kualitas udara terdampak asap.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker dan vitamin kepada warga sebagai upaya membantu mengurangi risiko paparan asap dan menjaga kondisi tubuh selama aktivitas masyarakat berlangsung di tengah kondisi udara kurang baik.
Pewarta: Arianto
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.