Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB
VIVA – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho membuka Latihan Praoperasi (Latpraops) Sikat I Musi 2026 untuk memperkuat kesiapan personel dalam menangani kejahatan jalanan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Baca Juga
Latpraops tersebut digelar di Auditorium Lantai 7 Mapolda Sumsel, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan diikuti para instruktur dan peserta Latpraops Sikat I Musi 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kegiatan itu, Kapolda Sumsel didampingi Wakapolda Sumsel, Karo Ops, Dirintelkam, Dirreskrimum, Dirsamapta, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Dokkes, dan Kabid TIK Polda Sumsel.
Baca Juga
Dalam arahannya, Sandi menegaskan bahwa rasa aman merupakan kebutuhan dasar masyarakat agar berbagai aktivitas dapat berlangsung dengan lancar. Karena itu, operasi harus mampu memberikan manfaat nyata melalui penanganan tindak kejahatan secara tepat sasaran.
“Keberhasilan operasi ini bukan hanya dilihat dari penyelesaian perkara, namun berkurangnya angka kejahatan serta terciptanya rasa aman bagi masyarakat,” kata Kapolda.
Baca Juga
Operasi Sikat I Musi 2026 akan berlangsung selama 16 hari, mulai 24 September hingga 9 Oktober 2026. Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta premanisme, dengan Dirreskrimum Polda Sumsel sebagai Kepala Operasi Daerah (Kaopsda).
Kapolda menjelaskan, latihan praoperasi menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, menyatukan pemahaman, serta memastikan keselarasan cara bertindak seluruh personel.
Setiap anggota harus memahami tugas dan sasaran operasi agar mampu merespons dinamika situasi secara benar, cepat, dan terukur.
Ia meminta peserta mengikuti seluruh pembekalan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Para peserta juga didorong aktif bertanya serta mendiskusikan hal-hal yang belum dipahami sehingga memiliki kesiapan dalam menentukan langkah di lapangan.
Selain kesiapan personel, Kapolda menekankan pentingnya kerja sama antarfungsi, antarwilayah, serta dengan pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum lainnya. Menurutnya, kekompakan menjadi modal penting untuk mencapai tujuan operasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sebagai manusia biasa tentunya kita tidak bisa menjadi Superman, namun yang bisa kita lakukan adalah membangun super team yang solid dalam mencapai tujuan operasi,” ungkapnya.
Kapolda turut mengingatkan seluruh personel untuk melandasi pengabdian dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Setiap upaya yang dilakukan harus membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kehormatan institusi.
Halaman Selanjutnya
“Terus gelorakan semangat kebersamaan kita, ‘Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!’” pesannya.