Cianjur (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur, Jawa Barat, memberikan wawasan dan pemahaman mengenai keimigrasian termasuk ke kalangan mahasiswa di Cianjur melalui program Immigration Goes to Campus.
Kepala Kantor Imigrasi Cianjur Riky Afrimon di Cianjur, Jumat, mengatakan mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan fungsi keimigrasian serta dokumen yang berkaitan dengan keimigrasian.
Sehingga mereka dapat lebih memahami peran dan fungsi keimigrasian di Indonesia, termasuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
"Mahasiswa diberikan edukasi agar lebih waspada terhadap modus yang dapat menjerumuskan masyarakat menjadi korban perdagangan maupun penyelundupan manusia, khususnya ketika hendak bekerja atau bepergian ke luar negeri," katanya.
Dia menjelaskan pemahaman mengenai kelengkapan dan keabsahan dokumen keimigrasian sangat penting terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.
Melalui Immigration Goes to Campus yang digelar di Universitas Suryakancana, Kantor Imigrasi Cianjur berharap mahasiswa tidak hanya memahami pelayanan keimigrasian, tetapi memiliki kesadaran untuk mentaati ketentuan hukum keimigrasian.
Serta mampu menyebarluaskan informasi yang benar kepada lingkungan sekitarnya, sehingga kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya Kantor Imigrasi Cianjur untuk mendekatkan pelayanan dan edukasi keimigrasian kepada kalangan akademisi dan generasi muda.
"Kami berharap kegiatan yang digelar ke berbagai kalangan termasuk mahasiswa dapat disebar luaskan kembali ke masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami termasuk menekan kasus TPPO dan TPPM di Cianjur," katanya.
Pada kegiatan tersebut materi pada mahasiswa disampaikan Kepala Sub seksi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (TI-Inteldakim), Alwin Taher, serta Kepala Sub seksi Pelayanan Verifikasi Dokumen Keimigrasian, Ricky Hertian Sampurna.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.