Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 3 Oktober 2026, 20:19 WIB

KAI menguji angkutan hasil pertanian Banyuwangi-Jakarta dengan muatan buah naga. Layanan ditargetkan beroperasi reguler mulai November 2026. - Dok. PT KAI
AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Logistik melaksanakan uji coba angkutan hasil pertanian relasi Banyuwangi–Jakarta pada 28 September 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI memperluas pemanfaatan jaringan kereta api untuk mendukung pergerakan barang dari daerah produksi menuju pusat konsumsi.
“Angkutan non-batu bara KAI terus berkembang dengan komoditas yang semakin beragam. Pengembangan angkutan hasil pertanian dari Banyuwangi membuka peluang pemanfaatan kereta api yang lebih luas untuk mendukung distribusi komoditas pangan antardaerah secara terjadwal dan terintegrasi,” kata Anne, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: PT KAI Properti Mulai Diadili dalam Skandal Korupsi DJKA Kemenhub
Dalam uji coba perdana, kereta api diberangkatkan dari Stasiun Argopuro, Banyuwangi, pada 28 September 2026 pukul 08.00 WIB dengan membawa 10 gerbong. Muatan didominasi hasil pertanian asal Banyuwangi berupa buah naga.
Layanan tersebut dikembangkan untuk mengangkut komoditas pertanian dan peternakan dari sentra produksi di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi, menuju Jakarta.
Uji coba ini juga menjadi bagian dari evaluasi kesiapan layanan secara menyeluruh, meliputi aspek operasional, teknis, waktu tempuh, proses bongkar muat, fasilitas pendukung, serta kesiapan pelayanan dari titik asal hingga tujuan.
Baca Juga: PT KAI Tutup 80 Pelintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
“Tahap uji coba penting untuk memastikan setiap proses dapat berjalan sesuai kebutuhan operasional. Kami ingin layanan ini dipersiapkan dengan baik, mulai dari pemuatan di daerah produksi, perjalanan kereta api, hingga komoditas tiba di wilayah tujuan,” ujar Anne.