KAI: Satu Juta Wisatawan Asing Kunjungi Kota Bandung |Republika Online

2026/10/16

KAI menyebut satu juta wisatawan mancanegara mengunjungi Kota Bandung dari Januari hingga Oktober 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 1 juta wisatawan mengunjungi wilayah Kota Bandung selama bulan Januari hingga Oktober tahun 2026. Mereka datang terlebih dahulu ke Kota Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh kemudian naik kereta jarak jauh.

Vice President Corporate Communication Anne Purba mengatakan masyarakat yang menggunakan kereta api secara nasional mengalami peningkatan tujuh persen di tahun 2026. Sedangkan di daerah operasi (Daop) 2, untuk kereta jauh dan kereta lokal mengalami kenaikan 11 persen.

"Lebih dari 8 juta orang menggunakan kereta api di daerah wilayah Daop 2," ucap dia, Kamis (15/10/2026).

Ia melanjutkan pihaknya juga melihat konektivitas terjadi dari bus ke kereta lokal dan terjadi peningkatan signifikan penumpang warga asing untuk kereta jarak jauh. Bahkan satu juta wisatawan mancanegara datang dan keluar kota Bandung.

"Kalau kita lihat dari naik dan turun, itu sudah hampir satu juta pengunjung warga negara asing untuk masuk ke Bandung dan juga meninggalkan Bandung dan juga memanfaatkan antar moda bus ke kereta jarak jauh," ucap dia.

Di tengah lonjakan penumpang signifikan, ia menyebut pihaknya melakukan pengembangan layanan di stasiun Tasikmalaya untuk mendukung konektivitas, integrasi antar moda, layanan pelanggan dan pemisahan kereta lokal dan jarak jauh.

Selain itu, bakal dilakukan pengembangan kawasan wisata dengan TOD, Transit Oriented Development. Pihaknya juga berupaya menutup perlintasan sebidang.

"190 titik menjadi fokus kami. 172 ini juga sudah ditutup dan di Daop 2 sendiri, gitu ya, sudah ada 4 gardu baru untuk PJL baik dengan petugasnya dan juga alat-alat prasarananya sudah dilengkapi," kata dia.

Ia mengatakan pihaknya tengah mengecek 50 perlintasan sebidang di Daop 2 Bandung dan apabila tidak memenuhi syarat bakal ditutup.