KAI Logistik Siapkan Angkutan Sapi hingga Sayur Tujuan Banyuwangi-Jakarta via Kereta

2026/09/19

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT KAI Logistik menggandeng PT Bogantara Indo Transport untuk mengembangkan layanan pengiriman komoditas pangan dan hasil bumi menggunakan kereta api. Komoditas yang akan diangkut tak hanya berupa sayur dan buah, tetapi juga pangan hingga sapi hidup.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pengiriman hasil bumi, pangan, ternak dan komoditas pendukung menggunakan kereta api pada Selasa (15/9/2026).

Perjanjian ditandatangani Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti bersama Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport M. Farid Nor Rohman.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengembangkan pengiriman sayur, buah, produk pangan, hingga sapi hidup dengan rute Banyuwangi-Jakarta pulang-pergi.

Layanan tersebut direncanakan mulai beroperasi pada November 2026 dan berlangsung hingga Desember 2030. Selama periode kerja sama, volume angkutan ditargetkan mencapai 84.200 gerbong datar.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengembangan bisnis logistik, tetapi juga upaya memperkuat distribusi pangan dari daerah produksi ke pusat konsumsi.

Menurut dia, komoditas pangan membutuhkan sistem distribusi yang aman, terjadwal dan andal agar pasokan dari sentra produksi dapat tersalurkan secara lebih efektif.

“Kerja sama ini tidak hanya berbicara mengenai distribusi dan logistik, tetapi juga mengenai bagaimana sebuah sinergi menghadirkan solusi logistik baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” kata Yuskal.

Pertama Kali Angkut Ternak Hidup

Aniek Dwi Deviyanti mengatakan pengembangan layanan ini menjadi langkah baru bagi KAI Logistik karena mencakup pengangkutan komoditas dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup.

“Pengembangan layanan ini menjadi langkah inovatif karena menghadirkan skema pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup melalui moda kereta api,” ujar Aniek.

Ia menyebut layanan tersebut merupakan yang pertama dikembangkan KAI Logistik untuk mengangkut komoditas tersebut menggunakan kereta api.

Pengiriman akan menggunakan kontainer khusus yang disesuaikan dengan jenis dan karakteristik muatan. Kontainer tersebut harus memenuhi standar teknis, keselamatan, kelayakan operasional, pengujian dan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk pengangkutan ternak hidup, aspek keselamatan dan kesejahteraan hewan juga menjadi bagian dari standar yang harus dipenuhi selama proses pengiriman.

Baca Juga: Presiden Prabowo Soroti 95 Korporasi Terkait Karhutla, Siap Cabut Izin

Baca Juga: KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah

Baca Juga: KAI Commuter Gandeng Bimasakti, C-Access Kini Bisa Bayar Listrik hingga BPJS

Target Perluas Rute

Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport M. Farid Nor Rohman menyambut kerja sama tersebut sebagai langkah untuk memperkuat distribusi hasil bumi, pangan dan ternak dari daerah produksi menuju pasar.

Menurut dia, penggunaan kereta api dapat membantu menghubungkan sentra produksi dengan wilayah konsumsi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami juga berharap bahwa pengangkutan hewan ternak dan hasil bumi ini mampu berkembang dengan menjangkau lebih luas termasuk Sumatra, Kalimantan dan wilayah lainnya guna memastikan distribusi yang menyeluruh,” kata Farid.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi tahap awal sebelum layanan mulai diimplementasikan. KAI Logistik dan Bogantara selanjutnya akan menyiapkan pelaksanaan pengangkutan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama, standar operasional dan ketentuan yang telah disepakati.

Selain membuka peluang bisnis baru, layanan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antara daerah penghasil dan pusat konsumsi. Penggunaan kereta api juga diharapkan dapat mendukung distribusi komoditas daerah serta membangun sistem logistik pangan yang lebih terintegrasi dan efisien.