Jumat, 18 September 2026 - 21:20 WIB
Banda Aceh, VIVA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PPP Aceh yang digelar di Kantor DPW PPP Aceh, Jumat 18 September 2026.
Baca Juga
Kehadiran jajaran DPP dalam Rakerwil tersebut menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi sekaligus memberikan pembekalan kepada jajaran pengurus dan kader PPP di Aceh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dua pengurus DPP PPP yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan Amir Uskara dan Hilman Ismail Metareum. Keduanya turut menyampaikan pembekalan terkait kerja-kerja organisasi dan persiapan politik partai kepada kader PPP Aceh.
Baca Juga
Ketua DPW PPP Aceh, Dr. Amiruddin Idris, mengatakan kehadiran jajaran DPP memberikan penguatan bagi pengurus di daerah untuk menyusun langkah organisasi secara lebih terarah.
Menurut Amiruddin, Rakerwil tidak hanya menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk membaca perkembangan politik di Aceh serta mempersiapkan kader menghadapi kontestasi politik mendatang.
Baca Juga
“Kami melakukan pengkajian peluang politik, pemberian nasihat, serta pelatihan politik bagi para kader. Semua ini bagian dari persiapan menghadapi kontestasi pemilu mendatang,” ujar Amiruddin.
Dalam Rakerwil tersebut, PPP Aceh juga mulai membahas pemetaan politik di berbagai daerah. Pemetaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk melihat kondisi, potensi, serta peluang politik yang dapat menjadi bahan penyusunan strategi partai.
Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah proses penjaringan bakal calon anggota legislatif. Amiruddin menyebut penjaringan akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat pusat.
Langkah tersebut disiapkan sebagai bagian dari persiapan PPP menghadapi Pemilu 2029. Namun, proses persiapan tetap akan menyesuaikan dengan regulasi resmi mengenai pelaksanaan pemilu.
“Penjaringan bakal calon anggota DPR akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten dan kota, provinsi, hingga pusat,” katanya.
Amiruddin menambahkan, konsolidasi lebih awal diperlukan agar struktur PPP di Aceh memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kader dan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
DPP Kembali Hadir dalam Pelantikan Pengurus
Konsolidasi PPP Aceh tidak berhenti pada Rakerwil. Pada Sabtu malam, 19 September 2026, Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono dijadwalkan hadir untuk melantik pengurus DPW PPP Aceh dan DPC PPP seluruh kabupaten/kota se-Aceh periode 2026–2031.
Halaman Selanjutnya
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PPP di Aceh setelah terbentuknya kepengurusan baru. Kehadiran jajaran DPP sekaligus menunjukkan keterlibatan struktur pusat dalam penguatan organisasi partai di daerah.